Perumda Manuntung Jaga Stok Pangan dan Pulihkan Jargas DI Panjaitan

Direktur Perumda Manuntung, Andi Sangkuru.

Portalkaltim.com, Balikpapan – Perumda Manuntung memperkuat dua sektor layanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, yakni menjaga ketersediaan bahan pokok dan memastikan jaringan gas (Jargas) tetap berfungsi. Penguatan stok dilakukan untuk membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga, sementara gangguan Jargas di kawasan DI Panjaitan ditangani melalui koordinasi teknis di lapangan.

Direktur Utama Perumda Manuntung, Andi Sangkuru, mengatakan langkah tersebut berjalan bersamaan dengan penyesuaian regulasi perusahaan terhadap ketentuan perundang-undangan terbaru. Perubahan aturan dilakukan melalui proses harmonisasi agar ketentuan yang berlaku di lingkungan Perumda tetap selaras dengan regulasi yang lebih tinggi.

“Jadi, ini hanya harmonisasi atau sinkronisasi dengan peraturan perundang-undangan yang ada di atasnya,” kata Andi usai Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Wali Kota terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Balikpapan, Jumat (25/9/2026), di Kantor DPRD Balikpapan.

Dalam penyesuaian Perda tersebut, salah satu perubahan berkaitan dengan cakupan bidang usaha Perumda Manuntung. Bidang usaha yang sebelumnya mencakup sembilan bidang akan disesuaikan menjadi 13 bidang. Sejumlah ketentuan mengenai kepegawaian juga diselaraskan dengan peraturan yang lebih tinggi.

Di sektor pangan, Perumda Manuntung terus menjaga persediaan komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sebagai bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), perusahaan daerah tersebut menyesuaikan stok dengan kapasitas gudang yang tersedia.

“Kalau untuk stok, kami sesuaikan dengan kapasitas gudang kami. Yang ada itu seperti beras, gula, dan minyak goreng,” ujarnya.

Penguatan pasokan tidak hanya dilakukan melalui penyimpanan komoditas di gudang. Perumda Manuntung juga memperluas jalur distribusi melalui kerja sama dengan sejumlah Koperasi Kelurahan Merah Putih serta pengoperasian kios penyeimbang Kios Gesit di Pasar Klender dan Pasar Kramat Jati.

Akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok juga diperluas melalui bazar rutin setiap Jumat di area parkir kantor Perumda Manuntung. Selain itu, Booth Gesit dihadirkan setiap Jumat di Taman Tiga Generasi untuk mendekatkan layanan penjualan kebutuhan pokok kepada masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Manuntung mendukung pengendalian pasokan di tengah perubahan harga sejumlah komoditas. Ketersediaan stok dan distribusi menjadi dua aspek yang terus diperhatikan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.

Sementara itu, layanan Jargas di kawasan DI Panjaitan sempat mengalami gangguan sekitar 24 jam. Kondisi tersebut berkaitan dengan pekerjaan infrastruktur di lokasi yang juga melibatkan jaringan pipa PDAM, sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi dan kondisi lapangan yang memungkinkan.

“Yang jelas tim kami gercep. Namun, namanya kegiatan di lapangan, ada beberapa kendala,” jelas Andi.

Perbaikan sempat terkendala ketersediaan suku cadang. Untuk mempercepat penanganan, Perumda Manuntung kemudian mendapatkan dukungan komponen dari tim di Bunyu yang dikirim ke lokasi perbaikan.

Setelah proses perbaikan dilakukan, Andi memastikan layanan Jargas di kawasan tersebut telah kembali berjalan lancar. Penanganan gangguan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi teknis ketika jaringan gas beririsan dengan pekerjaan infrastruktur lainnya.

Dengan penguatan stok pangan dan percepatan penanganan gangguan Jargas, Perumda Manuntung berupaya menjaga dua fungsi layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pengelolaan pasokan kebutuhan pokok dan keberlanjutan layanan energi menjadi bagian dari upaya perusahaan daerah mendukung pelayanan publik di Balikpapan.(IM)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7