Perkuat Akses Pasar UMKM Lokal, HIPPI Kaltim Dukung Penuh Peluncuran ‘Hi-Maya’

Ketua Umum DPP HIPPI Erik Hidayat bersama Ketua DPD HIPPI Kaltim dr. Montik Dewi Rahayu saat peluncuran resmi platform ekosistem e-commerce 'Hi-Maya' dalam Rakerda HIPPI Kaltim di Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026). (Dok)

Portalkaltim.com, Samarinda — Polemik munculnya perkembangan teknologi yang begitu pesat menuntut para pelaku usaha terus berinovasi memasarkan produk kepada konsumen.

Menjawab tantangan tersebut, putra daerah Kalimantan Timur (Kaltim) asal Kabupaten Kutai Kartanegara ini meluncurkan Hi-Maya didukung langsung oleh DPD HIPPI Kaltim.

Sebuah platform ekosistem marketplace buatan lokal. Peluncuran Hi-Maya menjadi salah satu poin penting dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) HIPPI Kaltim yang berlangsung di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026).

Ketua Umum DPP HIPPI, Erik Hidayat, yang hadir langsung memberikan arahan pada agenda tersebut ini, menyampaikan keprihatinannya atas kian terbatasnya ruang gerak pengusaha daerah akibat serbuan produk luar negeri secara langsung maupun via platform digital.

“Akses pasar UMKM kita makin terimpit karena barang impor masuk sangat masif melalui e-commerce. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas peluncuran Hi-Maya ini. Langkah ini menjadi jawaban nyata untuk membantu UMKM lokal merebut kembali pasar mereka,” ujar Erik.

 

Erik juga mendorong pemerintah daerah di Kaltim untuk mengeluarkan kebijakan regulasi yang berpihak pada pengusaha lokal.

Menurutnya, potensi ekonomi Benua Etam tidak boleh terus-menerus bertumpu pada sektor ekstraktif seperti tambang, melainkan harus digeser ke sektor pertanian, perikanan, dan pengolahan sumber daya lokal.

Ia menegaskan, seluruh hasil rumusan dan usulan strategis dari Rakerda Kaltim ini akan langsung dibawakan sebagai rekomendasi resmi pada Musyawarah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIPPI di Jakarta pada 12 Oktober 2026 mendatang.

Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Kaltim, dr. Montik Dewi Rahayu, menjelaskan bahwa Hi-Maya didesain sebagai ekosistem digital komprehensif yang menampung seluruh sektor usaha masyarakat Kaltim.

“Platform Hi-Maya ini dikembangkan oleh putra daerah dan disokong penuh oleh HIPPI. Sektor yang diwadahi sangat luas, mulai dari hasil perikanan, pertanian, perkebunan, hingga produk berbasis teknologi,” terang Montik.

Guna memastikan para pelaku usaha mampu mengoperasikan platform tersebut secara maksimal, HIPPI Kaltim juga mengandeng lembaga non-pemerintah (NGO) asal Belanda yang berpengalaman di bidang digital marketing.

“Pemasaran hari ini tidak bisa lepas dari digitalisasi. Melalui kerja sama dengan pakar dari Belanda ini, para pelaku UMKM Kaltim akan mendapatkan pembinaan intensif dan peningkatan keahlian (up-skilling) agar mahir memanfaatkan teknologi pemasaran modern,” pungkasnya.

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7