Pengendalian Banjir DI Panjaitan Capai 42 Persen, Jalan Ditata Bertahap
Portalkaltim.com, Balikpapan – Pekerjaan pengendalian banjir di Jalan DI Panjaitan, Balikpapan, terus dikebut dengan progres mencapai 42 persen. Proyek tersebut mencakup perbaikan gorong-gorong, peninggian badan jalan, serta penataan saluran di sisi kiri dan kanan jalan untuk mengurangi genangan di kawasan depan Maxi dan Kimia Farma.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan, Jen Supriyanto, mengatakan pekerjaan dilakukan sebagai bagian dari penanganan sistem drainase di kawasan tersebut. Selama proses berlangsung, masyarakat diminta memahami adanya pembatasan akses karena sejumlah pekerjaan harus dilakukan langsung pada badan jalan.
Hal itu disampaikan Jen saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, Selasa (22/9/2026). Ia sekaligus menyampaikan permohonan maaf pemerintah kepada masyarakat yang terdampak aktivitas pekerjaan di Jalan DI Panjaitan.
“Dari Dinas Pekerjaan Umum menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan kepada masyarakat dengan adanya pekerjaan pengendalian banjir di Jalan DI Panjaitan,” ujar Jen.
Menurut Jen, salah satu persoalan yang ditangani berada pada gorong-gorong di depan Maxi. Saluran pembuangan menuju Sumberjo dinilai belum berjalan lancar sehingga diperlukan perbaikan dan penggantian gorong-gorong untuk mendukung kelancaran aliran air.
Untuk proses penggantian tersebut, akses jalan harus ditutup total sementara. Penutupan diperkirakan berlangsung sekitar dua hingga tiga hari, dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan penyelesaian pekerjaan dan koordinasi dengan jaringan utilitas yang berada di bawah atau sekitar lokasi.
Pekerjaan juga membutuhkan koordinasi dengan jaringan gas dan PDAM. Jen menyebut pekerjaan terkait PDAM sedang berlangsung, sedangkan pekerjaan Jargas masih menunggu suku cadang penyambungan yang belum tersedia di Balikpapan.
“Kalau tidak ada kendala Jargas, hari ini seharusnya sudah bisa dilewati. Sore ini tinggal dilakukan pengurukan agregat, kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan peninggian jalan,” jelasnya.
Setelah tahapan tersebut selesai, peninggian badan jalan akan dilakukan secara bertahap. Dari empat tahapan yang disiapkan, pekerjaan masing-masing dilakukan pada sekitar setengah bagian badan jalan sehingga akses tidak harus ditutup total selama seluruh proses pembangunan.
Pengaturan waktu kerja juga diterapkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Pada siang hari, sebagian akses diupayakan tetap terbuka, baik pada bagian jalan yang sudah dicor maupun yang belum dikerjakan. Sementara pekerjaan pengecoran akan lebih banyak dilakukan malam hari mulai pukul 22.00.
Dari sisi pelaksanaan, proyek tersebut telah mencapai progres 42 persen. Kontrak pekerjaan dimulai pada 14 September 2026 dan ditargetkan berlangsung hingga Desember 2026, sehingga pengerjaan masih berlanjut pada sejumlah tahapan berikutnya.
Pekerjaan mencakup dua lokasi dengan masing-masing bentang sekitar 40 meter x 9 meter, termasuk penanganan pada dua sisi jalan. Dengan sisa waktu kontrak yang tersedia, Dinas PU menargetkan seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai rencana.
“Sekali lagi, dari Dinas PU dan juga Pemerintah Kota memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dengan adanya kegiatan pengendalian banjir di Jalan DI Panjaitan,” pungkasnya.(IM)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7






