Air Kehidupan Mulai Mengalir di Karangan, Harapan Baru dari Lereng Batu Lepoq
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Di tengah perbukitan karst dan lembah hijau Karangan, suara aliran air kini menjadi pertanda kemajuan yang dinanti masyarakat. Setelah bertahun-tahun mengandalkan sumber alami dari sungai dan gua, sebagian warga akhirnya mulai menikmati layanan air bersih melalui instalasi yang kini tengah dibangun.
Air bukan sekadar kebutuhan, melainkan simbol kehidupan yang membawa harapan baru bagi pedalaman Kutai Timur.
Bagi masyarakat Karangan, air bersih adalah anugerah yang lama ditunggu. Kini, upaya pemerintah untuk mewujudkan akses air layak minum mulai menunjukkan hasil.
Lebih dari separuh penduduk sudah dapat menikmati air bersih yang dialirkan ke rumah-rumah mereka, terutama di wilayah Desa Pengadan yang menjadi pusat pelayanan awal program tersebut.
Camat Karangan, Madnuh, menjelaskan bahwa pemasangan jaringan air bersih masih berlangsung dan secara bertahap akan diperluas ke wilayah lain yang belum terjangkau. Ia menilai proyek ini sangat penting karena masih banyak desa di Karangan yang bergantung pada sumber air alami.
“Saat ini pemasangan instalasi masih berlangsung. Sekitar 50 persen lebih masyarakat sudah menikmati layanan air bersih, terutama di Desa Pengadan,” ujar Madnuh.
Meski begitu, sejumlah wilayah seperti Desa Batu Lepoq atas dan bawah serta Desa Mukti Lestari masih belum terlayani. Warga di sana masih memanfaatkan sumber air yang berasal dari gua dan mengalir ke sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Masih ada wilayah yang belum terlayani seperti Desa Batu Lepoq atas dan bawah, serta Desa Mukti Lestari,” jelasnya.
Ia menambahkan, masyarakat di daerah tersebut masih bergantung pada aliran air dari gua yang menjadi sumber utama mereka. Air alami ini digunakan untuk mandi, mencuci, hingga kebutuhan konsumsi, meskipun kondisinya belum sepenuhnya memenuhi standar air bersih.
“Sumber air di sana berasal dari gua yang mengalir ke sungai dan digunakan masyarakat sekitar,” katanya.
Madnuh berharap proses pemasangan instalasi air bersih dapat segera rampung agar seluruh desa di Karangan dapat menikmati layanan yang sama. Bagi masyarakat pedalaman, air bukan sekadar fasilitas, melainkan fondasi bagi kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan.
Dan ketika air mulai mengalir ke setiap rumah, bukan hanya pipa yang tersambung, tetapi juga harapan, bahwa Karangan perlahan sedang meneguk kemajuan yang nyata. (SH/ADV).
![]()








