Paparkan Inovasi Daerah ke DPRD Maros, PSU dan Pengelolaan Sampah Balikpapan Jadi Sorotan

Suasana foto bersama Pansus DPRD Maros dan Komisi lll DPRD Balikpapan.

Portalkaltim.com, Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Maros yang ingin mempelajari penerapan inovasi daerah, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dan tata pembangunan di daerah.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut diikuti oleh panitia khusus (pansus) DPRD Maros yang tengah menyusun rancangan peraturan daerah (raperda) terkait inovasi pembangunan daerah.

“Yang pertama kami terima dari DPRD Maros ada pansus terkait inovasi pembangunan daerah, kemudian juga dari Komisi II dan Komisi III,” ujar Yusri saat diwawancarai di Kantor DPRD Balikpapan, Rabu (29/04/2026).

Menurut Yusri, salah satu topik yang paling banyak ditanyakan oleh rombongan adalah terkait penyediaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) dalam pembangunan perumahan di Balikpapan yang telah berjalan secara wajib dan terstruktur.

“Kalau di Balikpapan, setiap pembangunan perumahan wajib menyerahkan PSU sekitar 40 persen. Itu yang mereka pelajari,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan perumahan tidak hanya berorientasi pada hunian, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai bagi masyarakat.

Selain itu, pengelolaan sampah dan kebersihan kota juga menjadi perhatian utama dalam kunjungan tersebut. Balikpapan dinilai sebagai salah satu kota dengan tingkat kebersihan yang baik di Indonesia.

“Kami juga bahas soal kebersihan, bagaimana Perda mengatur larangan buang sampah dan pengaturan jam pembuangan sampah,” jelasnya.

Dirinya turut menambahkan bahwa sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di Balikpapan menjadi salah satu contoh yang ingin diadopsi oleh DPRD Maros untuk diterapkan di daerahnya.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Balikpapan juga menyampaikan perkembangan pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menjadi salah satu agenda lanjutan kunjungan rombongan DPRD Maros.

“Mereka juga ingin melihat langsung IKN, karena selama ini informasinya simpang siur. Padahal pembangunan di sana berjalan dan cukup pesat,” ungkapnya.

Pria kelahiran 1977 itu menyebut, kunjungan antar daerah seperti ini menjadi momentum penting untuk saling bertukar informasi dan praktik baik dalam pembangunan daerah.

Balikpapan kini menjadi rujukan bagi daerah lain dalam menerapkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. (TS/ADV)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7