Gasali Dorong Renovasi Gedung RS Sayang Ibu dan Penguatan Pelayanan

Portalkaltim.com, Balikpapan – Perhatian terhadap kelayakan fasilitas kesehatan menjadi salah satu hal penting dalam menjaga kualitas pelayanan masyarakat di Kota Balikpapan. Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, mendorong agar kondisi gedung sekretariat Rumah Sakit Sayang Ibu segera ditindaklanjuti melalui perbaikan atau renovasi, sehingga pegawai dapat bekerja dengan aman dan nyaman.

Dorongan tersebut disampaikan setelah pihaknya melakukan peninjauan langsung terhadap bangunan sekretariat yang kondisinya dinilai sudah memprihatinkan. Gedung tersebut setiap hari digunakan sekitar 20 pegawai negeri sipil (PNS) untuk menjalankan aktivitas administrasi dan pekerjaan rumah sakit.

Usai Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Gedung Tenis Balikpapan, Rabu (28/10/2026), Gasali menyampaikan perlunya perhatian pemerintah terhadap kondisi bangunan tersebut. “Dari segi bangunan kita melihat itu sangat memprihatinkan. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” ungkapnya.

Menurut Gasali, perbaikan perlu segera diupayakan mengingat bangunan tersebut masih digunakan untuk menunjang kegiatan operasional. Informasi yang diperolehnya menyebutkan aset tersebut sebelumnya diserahkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan kini telah menjadi aset dinas. Gedung itu diperkirakan sudah berdiri sejak sekitar 2013.

Dari sisi penganggaran, pembahasan APBD 2027 telah selesai. Karena itu, salah satu opsi yang dapat dikaji adalah penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT), sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Pengusulan melalui skema tersebut tetap membutuhkan penilaian dari tim teknis organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Gasali menegaskan, pihaknya akan terus mendorong agar persoalan tersebut memperoleh perhatian dan ditangani melalui mekanisme yang sesuai. “Untuk percepatan perbaikan di sana, kita cuma bisa mencari solusi dan mengusulkan agar ada langkah-langkah untuk percepatan,” jelasnya.

Selain pembenahan gedung sekretariat, Gasali juga menyoroti keberlanjutan pelayanan RS Sayang Ibu di tengah rencana pembangunan rumah sakit baru di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur. Menurutnya, pengembangan fasilitas kesehatan baru perlu berjalan beriringan dengan pemeliharaan rumah sakit yang telah beroperasi.

Ia menilai, keberadaan RS Sayang Ibu tetap memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Karena itu, peningkatan sarana dan kualitas pelayanan tidak seharusnya dihentikan hanya karena pemerintah tengah menyiapkan fasilitas kesehatan baru.

“Bukan berarti mubazir, tetapi yang sudah ada ini juga harus diperhatikan karena itu sumber PAD juga,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan pemindahan aktivitas RS Sayang Ibu setelah rumah sakit baru selesai dibangun, Gasali menyebut hal tersebut masih menjadi kemungkinan yang menunggu perkembangan pembangunan serta kebijakan pemerintah daerah.

Ia berharap, selama proses pembangunan fasilitas baru berlangsung, rumah sakit yang sudah ada tetap mendapatkan perhatian melalui pemeliharaan bangunan dan peningkatan pelayanan. Dengan demikian, pengembangan infrastruktur kesehatan dapat berjalan seimbang tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas yang telah beroperasi.(IM/ADV)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7