Asap Karhutla Kaltim Belum Hilang, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Asap masih menyelimuti wilayah terdampak karhutla di Kalimantan Timur saat upaya penanganan kebakaran berlangsung.

Portalkaltim.com, Balikpapan – Penurunan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) belum otomatis memperbaiki kualitas udara. Asap masih terjebak di atmosfer sehingga masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker sebagai langkah pencegahan.

Pelaksana Harian Kepala Bidang (Plh Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim Tresna Rosano mengatakan, hujan menjadi harapan untuk membantu menghilangkan asap yang masih mengitari sejumlah wilayah Kaltim.

“Mudah-mudahan dengan adanya hujan ini, asap yang mengitari wilayah Kalimantan Timur bisa hilang,” ujarnya, dalam Publika TVRI Kalimantan Timur pada Minggu (1/11/2026).

Menurut Tresna, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, keberadaan air hujan diperlukan agar kondisi atmosfer yang masih dipenuhi asap dapat membaik. Saat ini, asap disebut masih berada di atmosfer dan belum sepenuhnya hilang.

“Dari informasi BMKG, asap ini tidak akan bisa hilang kalau tidak ada air hujan yang bisa membasahi udara di sekitarnya,” katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat penurunan kejadian karhutla belum dapat menjadi alasan untuk mengabaikan kualitas udara. Sejumlah daerah masih mencatat kondisi udara yang tidak sehat, termasuk wilayah Ibu Kota Nusantara, Kutai Barat dan Samarinda.

“Sekarang kondisinya asap ini masih ada di atmosfer kita, terjebak,” tuturnya.

Tresna berharap hujan yang turun dapat segera memperbaiki kondisi udara sehingga aktivitas masyarakat kembali berlangsung dalam kondisi yang lebih baik. Namun, selama kualitas udara belum membaik, masyarakat diminta tetap melakukan langkah pencegahan.

“Kami juga mengharapkan setelah ada hujan ini bisa terang benderang Kalimantan Timur,” katanya.

Menurutnya, kondisi indeks udara di beberapa daerah masih berada pada kategori yang tidak sehat. Karena itu, masyarakat perlu membatasi paparan udara luar hingga kondisi lingkungan kembali membaik.

“Indeks udara kita juga tidak sehat sama sekali ada beberapa daerah. Mungkin juga di IKN ada, kami di Kubar juga ada kami catat, kemudian di Samarinda juga,” jelasnya.

BPBD mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta mengurangi kegiatan di luar rumah maupun kantor selama kondisi udara belum sehat.

“Kami juga mengharapkan masyarakat bisa mengenakan masker untuk upaya pencegahan. Kemudian menghindari aktivitas di luar dari rumah atau kantor,” pungkasnya. (SH)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7