Luasnya Kutai Timur Jadi Tantangan Besar dalam Pemerataan Listrik

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, kembali menyoroti persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah, yaitu keterbatasan akses infrastruktur dasar berupa air bersih serta listrik yang belum merata.

Menurutnya, kebutuhan tersebut merupakan layanan fundamental yang idealnya dapat dinikmati seluruh warga, tanpa terkecuali, baik yang tinggal di pusat kota maupun di desa yang jauh dari jangkauan.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam percepatan pembangunan infrastruktur adalah luasnya wilayah Kutai Timur.

Kondisi geografis yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga daerah perbukitan dan pedalaman, menyebabkan proses pemerataan layanan tidak dapat dilakukan dengan cepat.

“PLN sendiri kaget ketika mereka turun ke lapangan, ternyata Kutai Timur memang sangat luas,” ungkapnya.

Ia menilai bahwa kondisi tersebut membuat perluasan jaringan listrik membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.

Meski begitu, ia memberikan apresiasi tinggi kepada berbagai unit PLN yang selama empat tahun terakhir telah menunjukkan dedikasi dalam membantu percepatan elektrifikasi di Kutai Timur.

Unit seperti PLN Sangatta, PLN UP3 Bontang, hingga PLN UP2 Samarinda dan Balikpapan terus bergerak membuka akses listrik di desa-desa terpencil yang selama ini hanya mengandalkan sumber energi terbatas. Upaya tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Alhamdulillah PLN sudah berkomitmen membantu Kutai Timur, mereka terus menghidupkan jaringan listrik di berbagai wilayah. Tapi perjuangan kita belum selesai,” tegasnya dengan penuh optimisme.

Ardiansyah berharap, kolaborasi pemerintah daerah dan PLN dapat terus diperkuat agar ke depan seluruh masyarakat Kutai Timur dapat menikmati layanan listrik dan air bersih secara merata. (SH/ADV)

Loading