Ardiansyah Ajak Masyarakat Kutim Jangan Lupakan Sejarah Para Pemimpin Terdahulu
Kutai Timur – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengingatkan masyarakat untuk tidak melupakan jasa para pendiri dan pemimpin daerah yang telah berkontribusi membangun Kutai Timur sejak awal berdirinya.
Hal itu disampaikannya saat memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kutai Timur, yang menjadi momen refleksi terhadap perjalanan panjang pemerintahan di daerah tersebut.
“Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujar Ardiansyah mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.
Ia menegaskan bahwa Kutai Timur harus terus mengenang jasa pemimpin-pemimpin terdahulu yang telah menorehkan sejarah dalam membangun daerah.
Dalam kesempatan itu, Ardiansyah memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para Bupati Kutai Timur sejak awal terbentuknya daerah ini, mulai dari almarhum Prof. Dr. H. Awang Faroek Ishak, M.Si., hingga Drs. H. Ismunandar.
Ia juga menyebut kiprah tokoh-tokoh lain seperti Dr. H. Mahyudin, ST, MM, dan Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., yang turut mewarnai perjalanan pemerintahan Kutai Timur.
Menurutnya, sejarah kepemimpinan Kutai Timur merupakan bagian penting dari identitas daerah dan harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melanjutkan pembangunan.
“Kita patut berterima kasih dan memberikan penghargaan terhadap jasa pengabdian dan dharma bakti mereka,” tutup Ardiansyah.
Untuk informasi, Awang Faroek Ishak merupakan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (1999–2000) dan Bupati Kutai Timur (2000–2003 dan 2006–2008).
Mahyudin menjabat sebagai Wakil Bupati Kutai Timur (2001-2003), Bupati Kutai Timur (2003-2006).
Isran Noor menjabat sebagai Wakil Bupati Kutai Timur (2006-2008), Bupati Kutai Timur (2009-2015).
Ismunandar menjabat sebagai Bupati Kutim (2016-2020). (SH/ADV)
![]()








