Lokasi Galeri UMKM Balikpapan Dinilai Kurang Strategis, Andi Satya Minta Evaluasi Penempatan
Portakaltim.com, Samarinda – Efektivitas promosi produk UMKM di Balikpapan dipertanyakan setelah penempatan Galeri UMKM dinilai tidak berada di lokasi yang strategis. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, yang meminta pemerintah melakukan evaluasi agar dana pembangunan tidak terbuang percuma.
“Galeri UMKM di Balikpapan itu berada di lokasi yang kurang strategis. Padahal, seharusnya galeri seperti itu berada di tempat-tempat yang strategis seperti bandara, pelabuhan, atau terminal,” katanya.
Menurutnya, galeri yang berada jauh dari pusat keramaian akan sulit menarik pengunjung, sehingga tidak berdampak signifikan bagi peningkatan ekonomi pelaku UMKM. Hal ini tentu bertentangan dengan tujuan awal pendirian galeri.
“Dana yang kita kucurkan untuk membangun itu bisa saja terbuang sia-sia. Kita ingin galeri tersebut mendapat eksposur, maka harus dibangun di tempat yang ramai dan mudah dijangkau,” tegasnya.
Pendapat ini didukung oleh teori pemasaran lokasi yang menyebutkan bahwa usaha yang ditempatkan di area dengan lalu lintas manusia tinggi akan memperoleh visibilitas dan potensi penjualan yang jauh lebih besar.
Andi menilai bahwa ke depan, pemerintah daerah harus lebih cermat dalam merancang program promosi UMKM, termasuk dalam pemilihan lokasi. Menurutnya, kolaborasi dengan pengelola ruang publik strategis bisa menjadi jalan keluar.
“Kalau tidak, siapa yang mau datang? Ini yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah ke depan,” pungkasnya.
![]()










