Dishub Balikpapan Tegaskan Disiplin SOP Jadi Kunci Keselamatan Pelayaran
Balikpapan — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi para motoris serta anak buah kapal (ABK). Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman, menyusul masih ditemukannya sejumlah perilaku abai terhadap aturan keselamatan di lapangan.
Menurut Fadli, meskipun mayoritas pelaut lokal memiliki pengalaman panjang di dunia pelayaran, hal tersebut tidak menjadi jaminan terhadap kesadaran akan keselamatan. Ia menilai masih ada sebagian pelaut yang memandang enteng penerapan prosedur keselamatan.
“Masih ada kecenderungan sebagian pelaut menganggap prosedur keselamatan itu hal sepele. Padahal, keselamatan penumpang sepenuhnya bergantung pada tanggung jawab para motoris dan ABK,” ujarnya saat ditemui di Balikpapan, Rabu (12/11/2025).
Dishub, kata Fadli, secara rutin menggelar sosialisasi dan pembinaan untuk memastikan seluruh pelaku pelayaran memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan di laut. Ia menegaskan bahwa SOP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman penting untuk mencegah kecelakaan dan meminimalkan risiko selama berlayar.
“Setiap prosedur dalam SOP disusun berdasarkan evaluasi keselamatan. Jadi, kalau diabaikan, risikonya bisa fatal. Karena itu, kami ingin setiap motoris dan ABK benar-benar menjadikannya acuan utama saat berlayar,” tegasnya.
Melalui Bidang Perairan dan Udara, Dishub Balikpapan juga terus memperkuat pengawasan serta memberikan penyuluhan kepada para pemilik kapal dan awak. Upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama agar kegiatan pelayaran di Balikpapan berjalan secara profesional, aman, dan tertib.
Selain melakukan pembinaan, Dishub juga memperbarui sejumlah instrumen keselamatan seperti alat pelampung, rambu pelayaran, serta sarana komunikasi darurat di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk mendukung efektivitas pengawasan dan kesiapsiagaan di lapangan.
Fadli menambahkan, keselamatan di laut merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemerintah atau aparat pengawas. Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan pelayaran untuk saling mengingatkan dan menegakkan disiplin.
“Tidak ada kompromi untuk keselamatan. Semua pihak, baik operator kapal, pemilik usaha, maupun awak kapal, harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keselamatan pelayaran,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah konsisten tersebut, Dishub Balikpapan berharap seluruh aktivitas pelayaran di wilayah perairan kota dapat berjalan lancar, tertib, dan bebas dari insiden yang berpotensi membahayakan penumpang maupun awak kapal.ADV
![]()










