Diterkam Buaya di Tambak Muara Jawa, Warga Kukar Hilang dan Pencarian Masih Berlangsung

Ilustrasi buaya

Portalkaltim.com, Kutai Kartanegara – Insiden tragis kembali terjadi di wilayah perairan tambak Muara Jawa. Seorang warga dilaporkan hilang usai diterkam buaya saat beraktivitas di tambak/empang Muara Ulu, Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Korban diketahui bernama M. Nurdin (50), yang hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 23.45 WITA. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban sebelumnya terlihat sedang melakukan aktivitas panen udang dengan cara menjaring atau poro di dalam tambak.

Saat itu, korban berusaha mengangkat jaring yang dirasa cukup berat sehingga memutuskan turun langsung ke dalam tambak untuk membantu proses pengangkatan.

Korban turun ke tambak dengan dibantu oleh anaknya serta pemilik empang. Namun, beberapa menit berselang, situasi berubah drastis. Seekor buaya yang berada di sekitar area tambak tiba-tiba menerkam korban.

Kejadian tersebut berlangsung cepat dan disaksikan langsung oleh anak korban dan pemilik tambak. Korban kemudian dibawa buaya ke arah luar pintu tambak dan menghilang dari pandangan.

Usai kejadian, para saksi berupaya meminta bantuan. Namun, keterbatasan jaringan seluler di lokasi membuat informasi tidak dapat segera disampaikan. Kabar mengenai hilangnya korban baru berhasil diteruskan kepada keluarga lainnya keesokan paginya, sekitar pukul 07.30 WITA, untuk meminta bantuan pencarian.

Upaya pencarian awal dilakukan secara mandiri oleh keluarga dan warga sekitar. Sekitar pukul 11.00 WITA, anak korban menemukan potongan anggota tubuh korban berupa tangan kiri dengan jarak kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian. Saat ditemukan, kondisi air tambak diketahui sedang surut, sehingga memudahkan proses identifikasi awal.

Menindaklanjuti temuan tersebut, keluarga korban menghubungi Damkar Muara Jawa sekitar pukul 13.00 WITA. Pencarian kemudian diperluas dengan melibatkan tim SAR Muara Jawa yang bekerja sama dengan Polairud, TNI Angkatan Laut, dan Koramil.

Operasi pencarian dilakukan mulai pukul 15.00 WITA hingga 18.00 WITA menggunakan kapal speedboat PHM, namun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan.

Sejumlah unsur terlibat dalam proses pencarian, di antaranya Babinsa, TNI AL, Polairud, Damkar Muara Jawa, BPBD Muara Jawa, serta warga setempat.

Tim gabungan memastikan pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan memperluas area penyisiran, mengingat keberadaan buaya yang diduga masih berada di sekitar lokasi kejadian. (SH)

Loading