Ledakan Saat Muat Barang, Sopir Truk Tewas di Sungai Kunjang Samarinda

Tangkapan layar video amatir warga di lokasi kejadian ledakan truk bermuatan sembako dan tabung gas di Jalan Ir Sutami, Samarinda.

Portalkaltim.com, Samarinda – Peristiwa tragis menimpa seorang sopir truk bernama Falen Mesakh Kiki yang meninggal dunia saat hendak melakukan proses muat barang di Jalan Ir Sutami, RT 8, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 18.48 WITA dan mengejutkan warga serta rekan kerja korban di sekitar lokasi.

Korban diketahui tengah bersiap membawa muatan sembako dan tabung gas menuju wilayah Kaubun, Kabupaten Kutai Timur. Proses persiapan keberangkatan awalnya berlangsung normal hingga korban berada di bagian belakang truk untuk mengikat dan merapikan muatan agar aman selama perjalanan.

Salah satu rekan kerja korban, Satria Pratama, menuturkan bahwa sesaat sebelum kejadian, korban sempat meminjam korek api miliknya. Korek tersebut digunakan untuk memotong sisa tali pengikat yang dinilai terlalu panjang dan mengganggu pengikatan muatan di bak truk.

“Korban lagi mengikat di belakang truk. Tidak lama setelah itu, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari arah belakang mobil,” ujar Satria saat ditemui di Samarinda, Selasa (28/1/2026).

Akibat ledakan tersebut, korban diduga mengalami benturan keras dari bagian belakang truk dan menderita luka fatal di bagian kepala. Satria yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengaku ikut terkejut dan sempat merasakan dampak dari insiden tersebut.

Ia juga menyebut sempat mencium bau gas di sekitar truk sebelum kejadian, namun tidak menyangka kondisi tersebut bisa memicu ledakan. Bahkan, Satria mengaku terkena percikan api ringan di bagian bibir akibat ledakan tersebut.

“Saya juga ikut kena percikan api sedikit di bibir. Tapi saya tidak menyangka akan terjadi ledakan sebesar itu,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Novi Hari Setiawan menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Ia membenarkan bahwa di dalam truk terdapat muatan gas dan sembako, namun belum dapat menyimpulkan sumber ledakan.

“Di dalam truk memang ada gas dan sembako. Tapi penyebab pastinya masih kami dalami,” ujarnya.

Usai kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan visum. Lokasi kejadian juga sempat dipasangi garis polisi guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (SH)

Loading