Kapolresta Balikpapan Jerrold Kumontoy Ukir Prestasi, Jadi Komandan Upacara di Istana Negara
Portalkaltim.com, Balikpapan – Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si., mengukir prestasi di tingkat nasional setelah dipercaya menjadi Komandan Upacara (Danup) Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Kepercayaan tersebut menjadi puncak dari rangkaian proses seleksi yang telah dijalani Jerrold sejak Mei 2026. Perwira menengah Polri yang pernah bertugas di Korps Brimob itu sebelumnya harus melewati sejumlah tahapan seleksi internal di Jakarta bersama sembilan perwira menengah lainnya.
Seleksi tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, psikotes hingga pengujian kemampuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Dari proses itu, pada Juni 2026 Jerrold terpilih menjadi salah satu dari empat wakil terbaik Polri untuk mengikuti seleksi tingkat pusat Kogartap I/Jakarta.
Di tahap tersebut, ia bersaing dengan 12 perwira yang berasal dari tiga matra TNI, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Pada Juli 2026, Jerrold kemudian masuk dalam delapan besar perwira terbaik gabungan TNI-Polri.
Para perwira yang lolos kemudian dipersiapkan untuk menjalankan tugas kehormatan dalam rangkaian upacara kenegaraan di Istana Negara. Jerrold akhirnya dipercaya memegang tongkat komando pada prosesi penurunan Bendera Merah Putih dalam puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sebelum menjalankan tugas utama tersebut, para perwira juga mengikuti rangkaian persiapan dan menjalankan misi perdana melalui Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) pada tengah malam 16 Agustus 2026.
Di tengah persiapan yang menuntut kondisi fisik, mental dan kedisiplinan tinggi, dukungan keluarga menjadi bagian penting bagi Jerrold. Pada Sabtu (15/8/2026) sore, ia menceritakan bahwa waktu bersama istri dan anak-anak setelah menjalani latihan menjadi salah satu sumber semangatnya untuk kembali mempersiapkan diri.
“Istri dan anak-anak adalah bagian dari hidup saya. Waktu berkualitas bersama mereka seusai latihan menjadi alasan terbesar saya untuk kembali bangkit mempersiapkan diri,” kata Jerrold.
Ia juga menyimpan harapan agar kedua orang tuanya dapat menyaksikan tugas tersebut dari rumah. Kondisi fisik membuat keduanya tidak dapat hadir langsung di Istana Negara.
“Kami memohon doa restu agar bila diberi amanah memimpin, kami dapat menunaikannya dengan sempurna. Doa kami sederhana, agar orang tua tercinta dapat tersenyum bangga menyaksikannya dari rumah,” tuturnya.
Penugasan tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Dukungan Kapolda Kaltim turut diberikan selama Jerrold menjalani tugas kenegaraan tersebut. Sementara untuk memastikan pelayanan masyarakat di Balikpapan tetap berjalan, Wakapolresta ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian.
Bagi Jerrold, tugas di Istana Negara bukan hanya menyangkut nama pribadi maupun institusi kepolisian. Ia menyebut tanggung jawab tersebut juga membawa nama daerah asalnya bertugas ke panggung nasional.
“Kini tanggung jawab ini bukan lagi sekadar membawa nama Balikpapan, melainkan kehormatan Provinsi Kalimantan Timur di kancah nasional,” tandasnya.
Keberhasilan Jerrold memimpin upacara penurunan bendera menjadi catatan tersendiri bagi Polda Kaltim. Penugasan tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap perwira kepolisian daerah untuk menjalankan salah satu tugas kenegaraan dalam rangkaian peringatan kemerdekaan di tingkat nasional.
Usai menjalankan tugas pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI, delapan perwira terbaik yang telah disiapkan untuk rangkaian tugas kenegaraan masih akan tetap siaga. Mereka dijadwalkan mengawal rangkaian upacara kenegaraan bersama Presiden hingga peringatan Hari Lahir Pancasila 2027 mendatang. (NY)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7








