Remaja Balikpapan Mulai Jalani Cuci Darah, DPRD Soroti Gaya Hidup Manis Generasi Muda

Anggota Komisi lV DPRD Balikpapan, Iim

Portalkaltim.com, Balikpapan  — Meningkatnya jumlah remaja yang harus menjalani prosedur cuci darah di Kota Balikpapan mulai memicu kekhawatiran serius. Fenomena tersebut dinilai bukan lagi sekadar persoalan faktor keturunan, tetapi sudah berkaitan erat dengan perubahan pola hidup generasi muda pada saat ini.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Iim Rahman, menilai lonjakan kasus gagal ginjal di usia muda tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya kasus Diabetes Melitus (DM) pada kalangan remaja dan generasi Z.

Menurut Iim, pola konsumsi masyarakat saat ini sudah jauh berubah dibanding beberapa tahun lalu. Makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi kini menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari anak muda.

“Sekarang diabetes bukan lagi hanya penyakit faktor keturunan, tapi juga dipengaruhi pola hidup dan lingkungan,” ujar Iim saat diwawancarai di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (5/5/2026).

Ia menyoroti maraknya konsumsi minuman manis dan jajanan tinggi gula yang semakin populer di kalangan remaja, terutama akibat pengaruh media sosial dan gaya hidup modern.

Dirinya menyebut bahwa banyak anak muda sebenarnya memahami risiko kesehatan dari konsumsi gula berlebih. Namun, kesadaran tersebut kerap kalah oleh hasrat dan kebiasaan lingkungan sekitar.

“Kadang mereka tahu itu berbahaya, tapi tetap ikut tren,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait bahaya konsumsi gula berlebihan sejak usia muda.

Selain edukasi, dirinya turut menilai perlu adanya pengawasan terhadap pelaku usaha kuliner dan minuman yang kini semakin menjamur di Balikpapan.

Menurut wanita kelahiran 1973 itu, keterlibatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait kandungan gula dalam produk yang dikonsumsi.

Iim berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius sebelum berdampak lebih luas terhadap kesehatan generasi muda di Balikpapan.

“Kalau tidak mulai diperhatikan dari sekarang, dampaknya bisa lebih besar ke depannya,” pungkasnya. (TS/ADV)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7