Advertorial

Dishub Balikpapan Siapkan Uji Coba Sistem E-Parking di Kawasan AZKO

Penataan Parkir di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di area AZKO.

Portalkaltim.com, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersiap melakukan uji coba sistem parkir elektronik (e-parking) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di area AZKO. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada awal Desember 2025 sebagai bagian dari langkah menuju penerapan konsep smart city di Kota Minyak.

Kepala UPTD Pengelolaan Parkir Dishub Balikpapan, Bastian Zarkasyi, menjelaskan bahwa uji coba e-parking merupakan tahap awal sebelum penerapan penuh sistem non-tunai di berbagai titik strategis kota. Sistem ini akan memanfaatkan pembayaran digital melalui QRIS dan kartu elektronik, yang wajib diterapkan oleh seluruh juru parkir (jukir) di lokasi uji coba.

Kami akan menerapkan sistem pembayaran parkir secara digital menggunakan QRIS maupun kartu elektronik. Semua juru parkir nantinya wajib mengikuti mekanisme ini,” ujar Bastian, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, pemilihan kawasan AZKO sebagai lokasi perdana bukan tanpa pertimbangan. Area tersebut dinilai ideal karena memiliki kapasitas parkir yang luas, tingkat kunjungan kendaraan yang tinggi, serta petugas lapangan yang berpengalaman dalam pengelolaan parkir.

“Para jukir di sana sudah terbukti disiplin dan memiliki catatan setoran yang baik. Itu menjadi alasan kami memulai dari lokasi ini,” tambahnya.

Dishub menargetkan, apabila hasil uji coba berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, maka sistem serupa akan diperluas ke sejumlah ruas utama lainnya, seperti Jalan Ahmad Yani dan kawasan pusat bisnis Balikpapan.

“Kami ingin melihat bagaimana respons pengguna kendaraan terhadap sistem non-tunai ini. Bila berjalan efektif, pengadaan perangkat tambahan akan segera diusulkan,” kata Bastian.

Penerapan sistem e-parking diharapkan mampu meningkatkan transparansi pendapatan daerah, meminimalkan potensi kebocoran retribusi, serta mempercepat proses transaksi di lapangan. Selain itu, sistem ini juga dinilai lebih aman dan efisien karena tidak lagi mengandalkan pembayaran tunai.

Dengan sistem digital, pelayanan parkir akan lebih efisien dan modern. Masyarakat sekarang sudah terbiasa dengan pembayaran non-tunai, jadi sistem parkir pun harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelasnya.

Program e-parking ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Balikpapan untuk mewujudkan tata kelola kota yang cerdas, transparan, dan akuntabel. Melalui digitalisasi layanan publik, Dishub berharap Balikpapan dapat menjadi contoh penerapan teknologi dalam manajemen transportasi perkotaan yang ramah pengguna dan berorientasi pada efisiensi pelayanan.

Langkah ini menjadi tonggak awal modernisasi sistem perparkiran di Balikpapan dan menandai komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.ADV

Loading