Satgas Perketat Pengawasan Solar, Hampir 100 Kendaraan Diperiksa
Portalkaltim.com, Balikpapan – Pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di Kota Balikpapan diperketat. Satuan Petugas (Satgas) Penertiban Penyaluran BBM melakukan pemeriksaan langsung terhadap kendaraan pengguna solar, terutama untuk memastikan penerapan sistem ganjil-genap berjalan sesuai ketentuan.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkifli, mengatakan pemeriksaan dilakukan dengan mencocokkan nomor polisi kendaraan. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya mengantisipasi berbagai bentuk pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.
Hal itu disampaikan Zulkifli saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (21/9/2026). Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari sidak dan pengawasan yang dilakukan Satgas pada Jumat sebelumnya.
“Intinya, sidak, pengawasan, atau penertiban itu kita mulai dari pencocokan plat nomor,” kata Zulkifli.
Pencocokan nomor polisi dilakukan setelah tim menerima laporan mengenai dugaan modifikasi plat kendaraan untuk mengakali penerapan sistem ganjil-genap. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, belum ditemukan kendaraan yang melakukan perubahan nomor polisi tersebut.
Dalam kegiatan itu, hampir 100 kendaraan diperiksa. Sasaran utama merupakan kendaraan diesel yang menggunakan solar karena berkaitan langsung dengan penyaluran BBM bersubsidi yang sedang diawasi.
“Alhamdulillah, kemarin tidak ditemukan. Hampir 100 unit yang kita periksa kemarin dan alhamdulillah belum ada yang ditemukan melakukan hal tersebut,” ujarnya.
Meski belum menemukan pelanggaran terkait modifikasi plat, Satgas tidak akan menghentikan pengawasan. Pemeriksaan akan dilakukan secara berkala dengan waktu yang tidak ditentukan agar kendaraan yang melanggar tidak dapat memperkirakan jadwal penertiban.
Selain kepatuhan terhadap sistem ganjil-genap, tim juga memantau dugaan pengetapan BBM. Zulkifli menegaskan, penindakan terhadap dugaan tersebut harus didasarkan pada temuan dan bukti yang diperoleh langsung di lapangan.
“Kalau terkait pengetap, kita harus memiliki bukti. Nanti di lapangan kita lihat hasil penertibannya. Kalau memang kita menemukan pengetap, akan langsung kita tindak,” tegasnya.
Pengawasan dilakukan secara lintas instansi dengan melibatkan unsur penegak hukum, termasuk kepolisian dan kejaksaan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan membuat setiap temuan dalam proses penertiban dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Pada sidak Jumat sebelumnya, tim juga belum menemukan indikasi pengetapan dari kendaraan yang sedang mengantre untuk mengisi BBM. Hasil tersebut menjadi bagian dari evaluasi awal Satgas dalam melihat kepatuhan kendaraan sekaligus kondisi distribusi solar di lapangan.
“Karena kendaraan yang mengantre untuk pengisian saat itu belum ada indikasi pengetapan,” pungkasnya.(IM)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7








