Rapim Samarinda Bahas Anggaran Perubahan, Pjs Agus Hari Kesuma Tekankan Pentingnya Analisis Realistis
Samarinda – Usai mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) di Samarinda, Penanggung Jawab Sementara (Pjs) Agus Hari Kesuma menyampaikan rencana realisasi sejumlah program kerja.
Dalam rapat tersebut, pembahasan utama mencakup pentingnya analisis melalui metode prognosis serta pengelolaan anggaran murni dan perubahan.
Dalam wawancara, Agus menjelaskan bahwa konsep prognosis diibaratkan seperti diagnosa medis untuk menilai potensi penyelesaian suatu pekerjaan. Ia menekankan pentingnya pemimpin melakukan analisa realistis terhadap tugas yang ada.
“Prognosis itu seperti diagnosa. Jika ada pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan hingga batas waktu yang ditentukan pemerintah, pemimpin perlu menganalisa apakah tugas tersebut masih bisa dikerjakan atau tidak. Jangan dipaksakan, karena jika dipaksakan, bisa menimbulkan konsekuensi negatif,” ujar Agus.
Agus juga menambahkan bahwa prognosis membantu mencegah kesalahan fatal dalam perencanaan maupun pelaksanaan kerja.
“Kalau pekerjaan tidak realistis untuk diselesaikan, lebih baik dikembalikan daripada dipaksakan,” imbuhnya.
Selain prognosis, dalam Rapim tersebut juga membahas pengelolaan anggaran murni dan anggaran perubahan secara terintegrasi. Agus menjelaskan bahwa mekanisme ini memungkinkan adanya evaluasi lebih mendalam, termasuk sistem pendukung seperti SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah).
“Anggaran murni dan perubahan dibahas bersamaan. Dalam rapat, kami memprognosis pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan. Jika tidak sesuai komitmen, anggaran bisa dikembalikan dengan justifikasi yang jelas,” kata Agus.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam justifikasi anggaran.
“Misalnya ada kendala tertentu, harus dijelaskan alasan-alasannya, mulai dari satu hingga empat poin. Dengan begitu, sistem akan mendukung realisasi program dengan tepat,” tandasnya.ADV
![]()









