Mahakam Job Fair 2026 Sediakan 764 Lowongan, Disnaker Luncurkan Sistem Auto Matching Pencaker

Suasana Mahakam Job Fair 2026 di Mal Samarinda Square.

Portalkaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berupaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha melalui Mahakam Job Fair 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Juli 2026 di Mal Samarinda Square itu menghadirkan 34 perusahaan, 180 jenis jabatan, dan 764 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor usaha.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, mengatakan job fair tahun ini juga menjadi momentum peluncuran sistem auto matching, sebuah fitur yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara otomatis melalui website tepian.samarindakota.go.id.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum.

“Ada 34 perusahaan, 180 jabatan, dan 764 lowongan kerja yang kami hadirkan untuk masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yuyum, perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai sektor, mulai dari jasa, perbankan, alat berat, hingga pertambangan. Meski demikian, perusahaan tambang yang ikut dalam pameran kali ini hanya satu perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur.

Ia menjelaskan, inovasi utama pada job fair tahun ini adalah penerapan sistem auto matching yang menghubungkan data pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan secara digital.

“Begitu pencari kerja mendaftar melalui aplikasi, sistem akan memberikan rekomendasi perusahaan yang sesuai dengan kompetensinya. Sebaliknya, perusahaan juga langsung mendapatkan daftar pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelasnya.

Hingga Kamis pagi, antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Disnaker mencatat sekitar 1.900 pencari kerja telah mendaftarkan diri melalui sistem sebelum pembukaan kegiatan.

Yuyum mengatakan aplikasi tersebut dikembangkan sejak 2022 bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda. Pengembangan dilakukan untuk menjawab persoalan meningkatnya jumlah pencari kerja yang tidak selalu sebanding dengan ketersediaan lowongan.

Selain membuka akses kerja formal, Disnaker juga terus memperkuat pelatihan kerja melalui program keterampilan bagi masyarakat yang ingin memasuki sektor informal maupun menjadi wirausaha.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Samarinda pada 2025 tercatat 5,31 persen atau sekitar 25 ribu orang, turun 0,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,75 persen.

“Alhamdulillah tahun 2025 tingkat pengangguran terbuka kita turun menjadi 5,31 persen. Artinya ada penurunan sekitar 0,40 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Yuyum menegaskan pelaksanaan job fair bukan sekadar kegiatan seremonial. Berdasarkan evaluasi Disnaker, pelaksanaan job fair sepanjang 2025, termasuk yang berkolaborasi dengan Samarinda Central Plaza (SCP) dan Bursa Kerja Khusus (BKK) di perguruan tinggi maupun SMK, berhasil mencatat lebih dari 500 penempatan tenaga kerja.

“Job fair ini bukan formalitas. Tahun 2025, dari job fair Disnaker bersama BKK perguruan tinggi dan SMK, sudah ada lebih dari 500 pencari kerja yang berhasil ditempatkan bekerja,” tegasnya.

Ke depan, Disnaker menargetkan penyelenggaraan job fair sedikitnya dua kali dalam setahun. Menurut Yuyum, peningkatan frekuensi tetap akan disesuaikan dengan kondisi investasi dan pertumbuhan dunia usaha di Kota Samarinda agar peluang kerja yang tersedia juga terus bertambah. (SH)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7