Kelebihan Gula, Garam, Lemak Jadi Sumber Penyakit. Dinkes Kaltim Ajak Masyarakat Rutin Cek Kesehatan

Suasana Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Big Mal Samarinda

Portalkaltim.com, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dr Jaya Mualimin mengajak masyarakat mulai mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) untuk menjaga kesehatan serta mencegah berbagai penyakit tidak menular.

Pola konsumsi GGL yang tidak terkendali menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat. Gula berkaitan dengan risiko diabetes, garam dapat memicu hipertensi, sedangkan konsumsi lemak berlebihan berhubungan dengan gangguan metabolik seperti kolesterol yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Imbauan tersebut disampaikannya di tengah pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Big Mal Samarinda, Kaltim Expo 2026, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-81.

Dirinya menyampaikan saat ini masih banyak hal yang terus dikembangkan, termasuk pemeriksaan terintegrasi bagi bayi baru lahir, balita, anak sekolah, dan masyarakat umum. Skrining tersebut menjadi upaya menemukan risiko kesehatan lebih awal sehingga pencegahan dapat dilakukan.

“Saya meminta kepada masyarakat harus rajin berolahraga. Untuk hipertensi sekarang saya sampaikan kurangi konsumsi GGL, gula, lemak dan garam,” katanya, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan CKG secara umum menunjukkan hipertensi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung termasuk masalah kesehatan yang banyak ditemukan. Selain itu, depresi juga masuk dalam kelompok penyakit yang menjadi perhatian di Kalimantan Timur.

“Gula menyebabkan kencing manis, kemudian garam menyebabkan hipertensi, lemak menyebabkan gangguan metabolik seperti kolesterol, berarti penyakit jantung dan stroke,” ujarnya.

Jaya menilai pencegahan tidak cukup dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, tetapi perlu diikuti perubahan kebiasaan sehari-hari. Masyarakat didorong lebih aktif bergerak dan berolahraga agar kebugaran tubuh terjaga serta risiko penyakit dapat ditekan.

Ia juga mengingatkan masyarakat memperhatikan kesehatan mental dengan mengelola emosi dan konflik, mengikuti kegiatan sosial yang nyaman, serta menghindari hal-hal yang memicu tekanan. Menurutnya, pola hidup sehat perlu dibangun secara menyeluruh, termasuk menjaga pola makan dan aktivitas fisik.

“Kesadaran masyarakat harus diberikan untuk bisa mengelola kesehatannya sendiri, bagaimana kita mengolah kebugaran tubuh untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit yang tadi disebutkan, kolesterol, gula, hipertensi, termasuk depresi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, masyarakat bisa mengunjungi booth Dinkes Kaltim di Kaltim Expo 2026 dari 19-23 Agustus, atau dari hari Rabu-Minggu, dengan banyak hiburan informatif dan menambah wawasan tentang produk serta hasil dari Kaltim. (SH)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7