Rahmad Mas’ud: Jangan Terjebak Provokasi, Generasi Muda Harus Kuasai Ilmu
Portalkaltim.com, Balikpapan – Pesan kemerdekaan dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud tahun ini tak sekadar berbicara tentang upacara dan perayaan. Di tengah derasnya arus informasi, ancaman provokasi, serta tantangan pembangunan, ia mengajak generasi muda menjaga persatuan sekaligus memperkuat diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pesan tersebut disampaikan Rahmad saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Kota Balikpapan, Senin (17/8/2026). Menurutnya, kemerdekaan harus menjadi momentum untuk melihat jauh ke depan, bukan justru terjebak pada persoalan internal yang berpotensi memecah persatuan.
Rahmad menegaskan persatuan merupakan modal penting untuk menghadapi tantangan bangsa. Ia meminta masyarakat tidak mudah terpancing provokasi maupun isu yang dapat memperuncing perbedaan di tengah masyarakat. “Jangan goyah dengan provokator dan isu yang memecah belah. Kalau itu terjadi, yang rugi kita semua,” kata Rahmad.
Ia menilai tantangan generasi saat ini jauh berbeda dengan perjuangan para pendahulu bangsa. Jika para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan dengan mempertaruhkan nyawa dan harta, generasi sekarang memiliki tugas melanjutkan perjuangan tersebut melalui pendidikan, penguasaan teknologi, inovasi, dan pembangunan.
Karena itu, Rahmad secara khusus mendorong generasi muda Balikpapan untuk tidak berhenti belajar. Menurutnya, kemajuan bangsa sangat bergantung pada kemampuan sumber daya manusianya dalam mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang bergerak semakin cepat.
“Sudah saatnya generasi muda menuntut ilmu dan menguasai teknologi untuk membangun bangsa menjadi bangsa yang besar,” ujarnya.
Rahmad mengingatkan, bangsa lain telah bergerak mempersiapkan masa depan dengan berbagai inovasi. Karena itu, Indonesia juga harus berani keluar dari persoalan-persoalan internal dan mengalihkan energi bangsa untuk membangun kekuatan yang dapat membawa Indonesia semakin maju.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti dalam seremoni tahunan. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, termasuk menciptakan kehidupan masyarakat yang maju, adil, makmur, dan sejahtera.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan menyukseskan cita-cita para pendiri bangsa,” tuturnya.
Dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan juga menerapkan efisiensi dalam pelaksanaan upacara. Jika sebelumnya upacara kerap digelar di Dome, tahun ini kegiatan dipusatkan di Balai Kota Balikpapan.
Rahmad menjelaskan perubahan lokasi bukan berarti pemerintah tidak mengalokasikan anggaran untuk peringatan kemerdekaan. Namun, kondisi fiskal membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas dan mengarahkan anggaran kepada kebutuhan yang dinilai lebih langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
“Bukan berarti tidak ada anggaran, tetapi ada prioritas anggaran yang digunakan untuk masyarakat,” jelasnya.
Efisiensi juga berdampak pada pola undangan dalam rangkaian upacara. Jumlah peserta dibatasi dan dibagi dalam dua sesi, termasuk untuk pengibaran serta penurunan bendera. Keterwakilan RT dan tokoh masyarakat juga diatur menyesuaikan kapasitas dan kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Rahmad menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila perubahan tersebut membuat tidak semua pihak dapat hadir seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, ia berharap keterbatasan teknis tidak mengurangi substansi peringatan kemerdekaan.
Baginya, kemerdekaan bukan sekadar tentang kemeriahan acara, tetapi tentang kesadaran bahwa seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga Indonesia tetap berdiri dalam persatuan. Perbedaan harus menjadi kekuatan, bukan alasan untuk saling menjauh.
“Kita satu tekad dan satu niat karena kita lahir satu rahim, di bawah naungan Ibu Pertiwi,” pungkas Rahmad.
Momentum kemerdekaan tahun ini pun menjadi pesan sekaligus tantangan bagi generasi muda Balikpapan: menjaga persatuan, memperkuat kompetensi, menguasai teknologi, dan mengubah kemerdekaan menjadi kekuatan untuk membangun masa depan Indonesia.(IM)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7







