Prabowo Tegaskan Kembali Sumpah Kepemimpinan di Sidang Tahunan MPR 2026

Presiden RI Prabowo Subianto.

Portalkaltim.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmennya menjalankan pemerintahan dengan tulus dan jujur serta mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026.

Prabowo tiba di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026), sekitar pukul 08.10 WIB. Kedatangannya disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Rangkaian sidang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Ketua MPR RI kemudian membuka Sidang Tahunan MPR RI dan menyampaikan pidato pengantar.

Ahmad Muzani menekankan bahwa Sidang Tahunan MPR bukan sekadar agenda konstitusional tahunan, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat tanggung jawab seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan.

“Di forum yang terhormat ini, kita bukan sekadar menghadiri sebuah upacara konstitusional. Kita sedang meneguhkan janji kepada Republik kita tercinta,” ujar Muzani.

Ia menegaskan, perbedaan pilihan dan kepentingan politik tidak semestinya mengikis persaudaraan kebangsaan maupun komitmen menjaga kemerdekaan yang diwariskan para pendiri bangsa.

Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyoroti pentingnya kekuatan daerah sebagai bagian dari kedaulatan Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia lahir dari kesepakatan berbagai daerah, bahasa, dan suku yang disatukan dalam satu cita-cita kebangsaan.

“Daerah kuat, Indonesia berdaulat,” tegas Sultan.

Setelah pidato pengantar dari pimpinan lembaga legislatif, Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan. Ia mengawali pidatonya dengan mengingat kembali sumpah yang diucapkannya ketika dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

Prabowo menyebut sumpah tersebut diucapkan bukan hanya di hadapan Majelis dan rakyat Indonesia, tetapi juga di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, ia kembali menegaskan kewajiban untuk menjalankan kepemimpinan secara jujur dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas.

“Pada hari itu, 20 Oktober 2024, di hadapan Majelis terhormat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang paling penting di hadapan Tuhan Yang Mahakuasa, saya telah bersumpah akan menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur; mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Penegasan tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam pidato kenegaraan 2026, terutama ketika pemerintah memasuki tahun kedua masa kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Sumpah jabatan tidak hanya menjadi bagian dari prosesi pelantikan, tetapi juga menjadi ukuran moral dan konstitusional atas pelaksanaan kekuasaan negara.

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 turut dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Sejumlah duta besar negara sahabat, pimpinan lembaga negara, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih juga hadir dalam agenda kenegaraan tersebut. (SH)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7