Pemkab Kutim Buka Ruang Kolaborasi Perusahaan untuk Majukan Olahraga
Portalkaltim.com, Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong keterlibatan dunia usaha, perusahaan, organisasi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat pembinaan olahraga daerah.
Sinergi lintas sektor dinilai penting karena pengembangan prestasi atlet tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman melalui Asisten II Sekretariat Kutim, Noviari Noor, mengatakan pemerintah daerah (pemda) tetap berkomitmen memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga sesuai dengan kemampuan daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, dukungan tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan pihak lain.
“Namun, kemajuan olahraga tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah atau KONI,” ujar Ardiansyah dalam sambutan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kutim 2026 yang dibacakan Noviari di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Kamis (13/8/2026).
Sebannya, ia mendorong KONI membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan dunia usaha, perusahaan, organisasi masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dapat memperluas dukungan terhadap atlet dan program pembinaan cabang olahraga.
“Karena itu, saya mendorong agar sinergi dengan dunia usaha, perusahaan, organisasi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya harus diperkuat. Kita harus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas,” tuturnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan saat menghadapi pertandingan. Dukungan dapat diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, termasuk membantu menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan prestasi.
Menurut pria kelahiran 1964 itu, olahraga juga merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM). Selain mengejar prestasi, kegiatan olahraga membentuk karakter, kedisiplinan, kerja keras dan sportivitas. Karena itu, pembinaan atlet memiliki dampak yang lebih luas bagi pembangunan daerah.
Dalam konteks menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, dukungan lintas sektor dinilai semakin diperlukan.
KONI dan cabang olahraga harus mampu memastikan persiapan atlet berjalan secara serius, sistematis dan terukur.
Ardiansyah berharap sinergi yang dibangun tidak berhenti pada satu agenda olahraga. Kolaborasi antara pemerintah, KONI, dunia usaha dan masyarakat diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pembinaan yang terus berjalan.
“Olahraga adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (TS/ADV)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7









