Bandara Tanjung Bara Segera Dibuka untuk Umum, Akses Investasi ke Kutim Kian Mudah
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus berupaya meningkatkan konektivitas transportasi guna mendukung iklim investasi daerah. Salah satu langkah yang kini mulai direalisasikan adalah pemanfaatan Bandara Tanjung Bara untuk melayani penumpang umum.
Hal itu disampaikan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat membuka Sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim di Pelangi Room Hotel Royal Victoria pada Senin (20/7/2026).
Ardiansyah menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara PT Kaltim Prima Coal (KPC), Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), serta telah diketahui Kementerian Perhubungan dan otoritas bandara terkait.
Dengan dibukanya akses tersebut, pelaku usaha maupun masyarakat memiliki alternatif transportasi yang lebih efisien menuju Kutim.
“Beberapa perusahaan meminta agar bisa memanfaatkan Bandara Tanjung Bara. Sekarang sudah disepakati bersama antara PT KPC dengan Dishub Provinsi Kaltim, juga diketahui oleh Kementerian Perhubungan dan otoritas bandara, bahwa Bandara Tanjung Bara dipersilakan memfasilitasi penumpang umum selain penumpang khusus dari PT KPC,” ujar Ardiansyah dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan layanan penerbangan umum akan memangkas waktu tempuh investor maupun pelaku usaha yang selama ini harus melakukan perjalanan darat berjam-jam dari Balikpapan menuju Sangatta sebelum melanjutkan perjalanan ke sejumlah wilayah di Kutim.
Ia menjelaskan pelayanan penumpang umum akan dikoordinasikan melalui Dishub, mulai dari proses pembelian tiket hingga terminal transit. Masyarakat nantinya tidak diperkenankan membawa kendaraan langsung ke kawasan bandara, melainkan melalui mekanisme yang telah diatur oleh Dishub.
“Komunikasinya nanti ada di Dishub. Tiketnya juga di Dishub, kemudian terminal transitnya juga di Dishub. Jadi tidak boleh membawa kendaraan langsung masuk ke Bandara Tanjung Bara, cukup melalui Dishub,” tuturnya.
Selain membuka akses penerbangan bagi masyarakat, orang nomor satu di Kutim itu mengungkapkan PT KPC juga tengah mengkaji pengembangan Bandara Tanjung Bara melalui perpanjangan dan pelebaran landasan pacu serta perluasan terminal.
Pengembangan tersebut diharapkan memungkinkan bandara melayani pesawat berkapasitas lebih besar sehingga membuka peluang penambahan rute penerbangan di masa mendatang.
Menurutnya, peningkatan konektivitas transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing daerah dan menarik minat investor.
Dirinya optimistis kemudahan akses menuju Kutim akan mendorong pertumbuhan investasi, sekaligus membuka peluang pengembangan sektor nonpertambangan, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, industri kreatif, hingga pengolahan hasil perkebunan. (TS)
![]()
Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7








