Dandim Kutim Sebut Geografis Jadi Tantangan Utama Pengembangan Kopdes Merah Putih

Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Czi Zaenal Abidin

Portalkaltim.com, Kutai Timur — Komandan Kodim (Dandim) 0909/Kutai Timur (Kutim), Letkol Czi Zaenal Abidin, mengungkapkan luas wilayah serta kondisi infrastruktur masih menjadi tantangan dalam menjalankan berbagai tugas kewilayahan, termasuk mengawal pelaksanaan program nasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Kutim.

Hal itu disampaikan Zaenal Abidin saat bersilaturahmi dengan awak media di Markas Kodim 0909/Kutai Timur pada Jumat (18/7/2026).

Perwira TNI AD tersebut mengungkapkan, sejak mulai bertugas di Kutim, dirinya langsung melakukan kunjungan ke seluruh kecamatan untuk melihat kondisi wilayah sekaligus memantau pelaksanaan sejumlah program yang menjadi perhatian pemerintah, termasuk Kopdes Merah Putih.

“Kalau saya lihat sumber daya alam di sini sangat bagus. Tapi untuk infrastruktur jalannya memang masih perlu adanya perbaikan,” ujar Zaenal.

Menurutnya, karakter wilayah Kutim sangat berbeda dibanding daerah tempatnya bertugas sebelumnya. Selain memiliki luas wilayah yang mencapai sekitar 35 ribu kilometer persegi, sejumlah kecamatan juga harus ditempuh melalui perjalanan darat yang panjang, bahkan disertai medan yang cukup berat.

“Saya sudah keliling 18 kecamatan. Dari Busang, Muara Ancalong, Batu Ampar, Rantau Pulung, Bengalon, Kaliorang, Sangkulirang, Kaubun, Sandaran sampai Teluk Pandan. Jaraknya sangat jauh dan medannya cukup menantang,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pembangunan Kopdes Merah Putih di Kutim terus berjalan secara bertahap. Dari sekitar 116 titik yang direncanakan, sebanyak 22 bangunan telah rampung.

Meski demikian, sebagian masih menunggu penyelesaian fasilitas pendukung seperti sambungan listrik, jaringan air bersih, hingga kelengkapan sarana operasional sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.

Ia turut menilai kondisi setiap desa memiliki tantangan yang berbeda. Beberapa lokasi dinilai telah memenuhi syarat, sementara sebagian lainnya masih terkendala ketersediaan lahan maupun penentuan lokasi yang dinilai paling strategis untuk mendukung aktivitas koperasi.

“Pemilihan lokasi bukan hanya kami yang menentukan. Lokasinya menggunakan aset desa yang nantinya dihibahkan untuk kepentingan koperasi. Setiap desa punya kondisi yang berbeda-beda,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pendampingan program nasional tersebut, Kodim 0909/Kutai Timur akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda), pemerintah desa (pemdes), dan instansi terkait agar pelaksanaan Kopdes Merah Putih dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Ia berharap keberadaan Kopdes nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, mulai dari mempermudah akses terhadap kebutuhan pokok hingga memperkuat perekonomian lokal melalui sistem distribusi yang lebih efisien. (TS)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7