OJK Kaltim-Kaltara Naik Kelas, Momentum Penguatan Ekonomi Daerah di Tengah Transformasi Kaltim

Gubernur Kalimantan Timur bersama jajaran OJK, Forkopimda, dan pelaku industri jasa keuangan saat pengukuhan Kepala OJK Kaltim-Kaltara di Pendopo Odah Etam.

Portalkaltim.com, Samarinda — Pergantian kepemimpinan di tubuh Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menjadi lebih dari sekadar serah terima jabatan, tetapi juga menandai penguatan peran lembaga keuangan dalam menghadapi perubahan arah pembangunan daerah.

Jabatan Kepala OJK Kaltim-Kaltara resmi diserahterimakan dari kepada dalam acara pengukuhan dan pisah sambut yang digelar di Pendopo Odah Etam, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko, Sekretaris Daerah Kalimantan Timur Sri Wahyuni, unsur Forkopimda, serta jajaran perbankan dan industri jasa keuangan dari Kaltim dan Kaltara.

Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa OJK memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama saat Kalimantan Timur berada pada fase penting pembangunan Ibu Kota Nusantara dan transformasi ekonomi jangka panjang.

Menurutnya, daerah tidak bisa terus bergantung pada sumber daya alam yang tidak terbarukan karena arah pembangunan ke depan harus bergerak menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya alam yang tidak terbarukan. Kaltim harus bergerak menuju ekonomi hijau dan ekonomi biru,” tegasnya.

Ia menilai sinergi antara Pemerintah Provinsi dan OJK perlu diperkuat, terutama dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat, penguatan pembiayaan UMKM, pengembangan ekonomi syariah, serta transformasi digital sektor jasa keuangan.

Perlindungan masyarakat dari ancaman pinjaman online ilegal dan investasi bodong juga menjadi perhatian penting yang tidak bisa diabaikan di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

Rudy juga menekankan bahwa kolaborasi antara OJK, Bank Indonesia, sektor perbankan, dan pelaku usaha harus diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan agar Kaltim mampu keluar dari kategori low middle income.

Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko menyampaikan bahwa Kantor OJK Kaltim-Kaltara kini mengalami peningkatan status dari Kelas C menjadi Kelas A.

Tidak hanya itu, kantor ini juga ditetapkan sebagai koordinator perwakilan OJK wilayah Kalimantan, yang menunjukkan peningkatan posisi strategis kawasan ini dalam peta pengawasan jasa keuangan nasional.

Menurut Hernawan, capaian tersebut juga didukung oleh pertumbuhan positif sektor perbankan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, khususnya pada pertumbuhan kredit hingga 31 Maret 2026.

“Kami berharap peningkatan status ini semakin memperkuat dukungan terhadap pembangunan Kalimantan Timur agar keluar dari kategori low middle income,” ujarnya.

Kenaikan status OJK ini menjadi sinyal bahwa transformasi ekonomi Kaltim tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada kekuatan sistem keuangan yang sehat, inklusif, dan mampu menopang pertumbuhan jangka panjang. (SH)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7