Anggaran Menyusut, Semangat Tak Surut: Dispora Kutim Perkuat Kolaborasi Demi Pembinaan Berkelanjutan
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Tekanan fiskal yang tengah dihadapi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tak lantas memadamkan semangat pembinaan olahraga dan kepemudaan. Di tengah penyesuaian anggaran yang cukup signifikan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim memastikan program pembinaan tetap berjalan, meski dengan strategi dan skala yang disesuaikan.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa olahraga dan aktivitas kepemudaan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia daerah. Hal itu ia sampaikan, Rabu (25/2/2026), di sela kegiatan Ramadan Fest 2026 di Kantor Kecamatan Sangatta Utara.
Menurut Basuki, penurunan anggaran berdampak pada berbagai agenda, termasuk forum dan kegiatan lintas kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Hasil rapat koordinasi bersama daerah lain menyepakati bahwa sejumlah agenda masih dalam tahap kajian, termasuk opsi pelaksanaan pada November 2026 atau kemungkinan penundaan.
“Opsi pelaksanaan masih dikaji, apakah bisa digelar November 2026 atau perlu ditunda. Semua menyesuaikan kondisi fiskal,” ujarnya.
Ia mengakui pemangkasan anggaran terjadi cukup besar dan memengaruhi hampir seluruh lini program, termasuk dukungan terhadap Organisasi Kepemudaan (OKP) serta komunitas olahraga. Bahkan, secara umum APBD Kutim yang sebelumnya berada di kisaran Rp11 triliun pada 2025 kini mengalami penurunan signifikan, berdampak pada sejumlah komponen belanja daerah.
Meski begitu, Basuki menekankan pembinaan tidak boleh berhenti. Kolaborasi lintas sektor mulai dari organisasi kepemudaan, komunitas olahraga, hingga partisipasi masyarakat menjadi kunci agar kegiatan tetap hidup.
“Anggaran memang turun cukup besar. Tapi pembinaan harus tetap berjalan. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci agar kegiatan tetap hidup meski dengan dukungan terbatas,” tegasnya.
Ramadan Fest 2026 pun dimaknai bukan hanya sebagai ajang kebersamaan, tetapi juga momentum memperkuat jejaring dan gotong royong. Di tengah keterbatasan fiskal, Dispora Kutim berupaya menjaga denyut aktivitas olahraga dan kepemudaan tetap berdetak karena dari sanalah lahir generasi tangguh yang akan menopang masa depan daerah. (IM)
![]()









