Rencana Rel Kereta Maloy–PPU Tak Lagi Terdengar, Aldriansyah: Pasti Bermanfaat
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Wacana pembangunan jalur rel kereta dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy menuju perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menjadi sorotan.
Proyek transportasi besar yang pernah digagas sejak lama itu dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lintas wilayah, namun hingga kini belum menunjukkan kemajuan berarti.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur Aldriansyah mengungkapkan bahwa rencana pembangunan rel kereta tersebut sudah lama dibicarakan bahkan jauh sebelum masa kepemimpinan bupati Kutai Timur saat ini.
“Tentang infrastruktur lain pernah dibahas rencana pembangunan rel kereta dari Maloy menuju perbatasan Penajam Paser Utara,” ujar Aldriansyah.
Ia menjelaskan bahwa proyek strategis tersebut hingga kini belum terealisasi karena diduga terkendala masalah lahan dan biaya yang sangat besar, mengingat lintasan rel akan melewati beberapa kawasan hutan dan area industri.
“Itu cerita lama sekali bahkan sebelum kepemimpinan bupati Kutim saat ini tapi sampai sekarang belum ada kelanjutan karena mungkin kendala lahan dan biaya,” jelasnya.
Meski demikian, Aldriansyah menyatakan dukungannya terhadap proyek tersebut karena jika terlaksana, akan menjadi infrastruktur vital yang memperkuat konektivitas ekonomi Kutai Timur dengan wilayah selatan Kalimantan Timur.
“Tapi kalau ada saya dukung pasti bermanfaat,” tegasnya.
Ia menilai jalur rel tersebut tidak hanya akan memperlancar arus logistik dari kawasan industri Maloy, tetapi juga mempercepat mobilitas barang dan jasa antarwilayah yang pada akhirnya mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh Kutai Timur. (SH/ADV)
![]()








