Dishub Balikpapan Raih Peringkat II Eco Office 2025, Bukti Konsistensi Wujudkan Kantor Ramah Lingkungan

Balikpapan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perkantoran yang ramah lingkungan. Tahun ini, Dishub berhasil meraih Peringkat II kategori Eco Office untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada ajang Awarding RT Clean, Green, and Health (CGH) serta Eco Office 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa Dishub Balikpapan secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di lingkungan kerja. Program Eco Office sendiri merupakan inisiatif Pemkot Balikpapan yang bertujuan mendorong budaya kerja hijau melalui sejumlah indikator penilaian, seperti pengelolaan sampah yang baik, efisiensi energi, pengurangan plastik sekali pakai, serta upaya menciptakan ruang kerja yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas prestasi tersebut. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai yang secara konsisten menjalankan standar operasional berbasis lingkungan.

“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh tim. Kami terus berupaya menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam setiap aktivitas perkantoran. Prestasi ini memotivasi kami untuk terus bergerak menuju Balikpapan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/11/2025).

Fadli menjelaskan, berbagai langkah konkret telah dijalankan Dishub selama beberapa tahun terakhir. Di antaranya pemisahan sampah organik, anorganik, dan residu di setiap ruangan; pembatasan penggunaan plastik sekali pakai; optimalisasi penggunaan listrik dan air; serta peningkatan area hijau di lingkungan kantor. Selain itu, pihaknya juga rutin mengadakan kegiatan edukasi internal untuk meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya keberlanjutan.

Menurutnya, keberhasilan meraih Peringkat II tidak hanya menjadi kebanggaan bagi jajaran Dishub, tetapi juga menunjukkan bahwa perubahan perilaku di lingkungan kerja mampu memberikan dampak nyata. “Upaya kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa manfaat besar, tidak hanya bagi lingkungan kantor, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui contoh positif yang kita tunjukkan,” tambahnya.

Ke depan, Dishub Balikpapan berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Eco Office melalui inovasi-inovasi sederhana namun efektif. Fadli menyebutkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan sejumlah program lanjutan, seperti penggunaan perangkat elektronik hemat energi, pengembangan kebun mini edukasi, hingga integrasi aplikasi internal untuk mengurangi penggunaan kertas.

“Target kami bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi memastikan budaya hijau benar-benar menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari seluruh pegawai,” tegasnya.

Dengan raihan tersebut, Dishub Balikpapan semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu OPD yang konsisten mendukung visi kota menuju lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. Penerapan konsep Eco Office diharapkan dapat menginspirasi instansi lainnya untuk turut berpartisipasi dalam menciptakan Balikpapan yang semakin berdaya saing dan peduli lingkungan.ADV

Loading