Puskesmas Teritip Gencarkan Program Kesehatan Ibu Hamil dan Cegah Stunting
Portalkaltim.com, Balikpapan – Puskesmas Teritip terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting di wilayah kerjanya. Melalui berbagai program yang terintegrasi dan berkelanjutan, puskesmas berupaya memastikan setiap ibu hamil mendapatkan pendampingan, pemantauan, dan edukasi kesehatan secara optimal sejak awal masa kehamilan hingga menjelang persalinan.
Kepala Puskesmas Teritip, dr. Akhmad Irawan, menjelaskan bahwa salah satu bentuk layanan utama yang diterapkan adalah pelayanan Antenatal Care (ANC) terpadu. Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Teritip menerapkan standar pemeriksaan 12 T yang bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan perkembangan janin secara menyeluruh. Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kondisi fisik ibu, pemeriksaan penunjang, hingga pemantauan risiko kehamilan yang mungkin terjadi.
“Puskesmas melakukan pelayanan ANC terpadu dan menerapkan 12 T sebagai upaya menjaga kesehatan ibu hamil,” ujar dr. Irawan.
Selain layanan pemeriksaan medis rutin, Puskesmas Teritip juga secara aktif menyelenggarakan kelas ibu hamil. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi dan pembekalan bagi para calon ibu. Dalam kelas tersebut, peserta mendapatkan informasi menyeluruh seputar cara merawat diri selama kehamilan, pentingnya asupan gizi yang seimbang, serta persiapan fisik dan mental dalam menghadapi proses persalinan dan masa nifas setelah melahirkan.
Tak hanya berhenti pada kegiatan tatap muka, Puskesmas Teritip juga membentuk grup khusus ibu hamil sebagai media komunikasi dan pendampingan yang lebih intensif. Melalui grup ini, tenaga kesehatan dapat memberikan informasi terkini, menjawab pertanyaan, hingga memantau kondisi ibu hamil secara berkala. Di sisi lain, para peserta juga dapat saling berbagi pengalaman dan saling menguatkan dalam menjalani masa kehamilan.
Langkah-langkah strategis ini dinilai sangat penting dalam upaya menurunkan risiko stunting, mengingat kondisi kesehatan ibu hamil dan kecukupan gizi yang dikonsumsi selama masa kehamilan memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Dengan pendampingan yang maksimal, diharapkan bayi yang dilahirkan memiliki kondisi kesehatan yang baik sejak awal kehidupan.
Puskesmas Teritip juga terus mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin dan penerapan pola makan bergizi seimbang sebagai bentuk investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Melalui kelas dan grup ibu hamil, kami berikan pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang serta perawatan selama kehamilan agar bayi lahir sehat,” tutup dr. Irawan.
Melalui berbagai upaya tersebut, Puskesmas Teritip berharap angka stunting di wilayahnya dapat terus ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh di tengah masyarakat. (YD/ADV)
![]()







