Posyandu ILP Jemput Bola, Puskesmas Prapatan Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga

Portalkaltim.com, Balikpapan – Puskesmas Prapatan kembali menurunkan tim layanan terpadu melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu RT 38 Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota, pada Jumat (14/11/2025) pagi.

Program ini digelar untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau tanpa harus datang ke puskesmas.

Dokter Puskesmas Prapatan, Novida Fridiani menjelaskan bahwa ILP merupakan model layanan berbasis siklus hidup, yang berarti setiap kelompok usia mendapat pelayanan sesuai kebutuhan.

“Mulai dari bayi, balita, remaja, ibu dewasa, hingga lanjut usia, semuanya memperoleh pemeriksaan yang terukur dan terarah,” jelasnya.

Pada pelaksanaan kali ini, sejumlah layanan disediakan untuk warga. Mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, pemeriksaan gula darah, hingga penyuluhan kesehatan yang dibawakan oleh tenaga medis. Kegiatan juga diisi dengan senam bersama untuk menjaga kebugaran warga.

Dalam sesi penyuluhan, Novida menekankan pentingnya masyarakat memahami buku panduan kesehatan yang telah dibagikan sebelumnya.

Ia menyoroti kebiasaan warga yang hanya menerima buku tanpa membacanya. Padahal, menurutnya, buku itu memuat informasi penting terkait Kesehatan Ibu dan Anak serta Pemberian Imunisasi Nasional.

Hal serupa juga ia sampaikan kepada para lansia yang hadir. Novida menyebut banyak lansia yang membutuhkan edukasi lebih intens agar tetap bisa menjaga kesehatan sehari-hari dengan baik. Penyuluhan kesehatan pagi itu turut didampingi petugas Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Prapatan, Vivi.

Novida menjelaskan bahwa kegiatan ILP dilaksanakan rutin dengan bergilir ke sejumlah posyandu sesuai jadwal. Beberapa titik posyandu menerima kunjungan sebulan sekali. Pola jemput bola ini dianggap efektif menjangkau warga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke puskesmas.

“Kalau ada keluhan bisa langsung kita tangani. Jadi bukan hanya menunggu warga datang ke puskesmas, tetapi kami yang mendatangi mereka, terutama lansia yang sudah kesulitan,” ujarnya.

Selain memberikan layanan langsung, ILP juga menjadi sarana bagi puskesmas untuk memetakan kondisi lingkungan, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan kesehatan warga secara lebih akurat. Petugas dapat melihat langsung realitas di lapangan dan menyesuaikan intervensi kesehatan yang diperlukan.

Melalui program rutin ini, Novida berharap tingkat kesehatan masyarakat Prapatan semakin meningkat dan terjaga.

“Semoga semua warga tetap sehat, dari bayi sampai lansia,” tutupnya.ADV

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7