DPRD Kaltim Soroti Temuan BPK RI dalam Pelaksanaan Program Beasiswa Kaltim Tuntas
Portalkaltim.com, Samarinda – Program Beasiswa Kaltim Tuntas yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat sorotan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, menyayangkan adanya beberapa persoalan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan program tersebut.
“Karena, sangat disayangkan Beasiswa Kaltim Tuntas ternyata masih ada hal-hal yang menjadi persoalan yang disampaikan oleh BPK RI,” ujarnya.
Program Beasiswa Kaltim Tuntas dirancang sebagai sarana pemerataan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Kaltim. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, program ini dapat menimbulkan masalah administratif dan kerugian anggaran daerah yang pada akhirnya berdampak negatif terhadap mahasiswa penerima bantuan.
Menurut kajian dalam manajemen pendidikan dan keuangan publik, pengelolaan program beasiswa yang kurang optimal berpotensi menimbulkan ketimpangan sosial serta menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah sebagai penyelenggara layanan pendidikan.
Agus Aras berharap persoalan yang ditemukan BPK segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait agar tidak menjadi temuan yang berulang di masa mendatang. Evaluasi menyeluruh dan komitmen perbaikan dianggap penting untuk menjaga kelangsungan dan kredibilitas program.
Pentingnya integrasi antara sistem keuangan dan manajemen beasiswa juga menjadi kunci agar pengelolaan bantuan pendidikan dapat berjalan lebih transparan dan efisien. Termasuk pula audit internal secara rutin yang dilakukan oleh Inspektorat sebagai pengawas internal pemerintah daerah.
Dengan pengawasan yang ketat dan pemanfaatan sistem digital yang tepat, diharapkan program Beasiswa Kaltim Tuntas dapat menjadi contoh praktik pengelolaan bantuan pendidikan yang baik dan terpercaya, serta mampu memberikan manfaat optimal bagi generasi muda Kalimantan Timur.










