Pemkab Kutim Bakal Bangun 90 Rumah Terdampak Kebakaran di Batu Timbau
Portalkaltim.com, Kutai Timur — Duka warga yang rumahnya menjadi korban kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur (Kutim), masih terasa hingga saat ini.
Kejadian nahas yang terjadi pada Kamis (30/1/2025) lalu itu, hanya menyisakan lahan kosong berwarna kehitaman akibat si jago merah, yang dahulunya merupakan kawasan padat penduduk.
Sekitar 100 rumah diperkirakan hangus terbakar. Diperkirakan kerugian dari ratusan hunian oleh si jago merah ini mencapai Rp5 miliar.
Kobaran api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga yang bernama Agus di RT 05. Kemudian, api dengan cepat menjalar ke rumah warga yang berada di RT 02, RT 03, RT 05, dan RT 09.
Cepatnya api menjalar, dikarenakan rumah warga dominan terbuat dari kayu. Posisi rumah yang saling berdempetan, menyulitkan pemadaman kebakaran beraksi menghilangkan api.

Menanggapi ini, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, turut bersimpati atas kejadian yang melanda Desa Batu Timbau ini. Dirinya menyampaikan agar warga yang terdampak diberi kesabaran dan ikhlas menerima cobaan ini.
Kendati demikian, orang nomor satu di Kutai Timur itu juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kepala Desa Batu Timbau yang membantu memulihkan 5 unit rumah warga terdampak.
Sudah meninjau langsung lokasi kebakaran, Ardiansyah Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya akan membantu pembangunan ulang rumah penduduk, yang akan segera direalisasikan dan diperkirakan dapat ditempati kembali warga pada 1-2 tahun ke depan.
“Saya berterima kasih kepada Kepala Desa Batu Timbau, yang akan membangun 5 unit rumah bagi warga yang terdampak,” katanya beberapa waktu lalu seusai menyelesaikan rangkaian Safari Syawal Kutai Timur.
Nantinya, pembangunan kembali rumah warga akan diserahkan kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kutim. Selagi berproses, Ardiansyah berharap warga dapat menjalani hari dengan lapang dada.
“Melalui Perkim, Insya Allah akan menyelesaikan sekitar 90 rumah, yang ada mungkin dalam satu atau dua tahun ya kita akan melakukan pembangunannya,” pungkasnya. (TS)
![]()







