Puskesmas Teritip Distribusikan Tablet Tambah Darah untuk Remaja Putri SMP hingga SMA

Portalkaltim.com, Balikpapan — Puskesmas Teritip, Kota Balikpapan, melaksanakan program distribusi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri mulai dari kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga kelas 12 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Program ini merupakan bagian dari upaya pencegahan anemia defisiensi besi di kalangan remaja yang dinilai rentan mengalami kekurangan zat besi, terutama akibat proses menstruasi.

Tablet Tambah Darah merupakan suplemen kesehatan yang mengandung zat besi, asam folat, serta vitamin dan mineral penting lainnya yang berperan dalam proses pembentukan sel darah merah.

Suplemen ini bekerja dengan cara meningkatkan produksi sel darah merah sehingga kemampuan tubuh dalam mengangkut oksigen menjadi lebih optimal. Dengan demikian, gejala anemia seperti mudah lelah, pusing, pucat, dan menurunnya konsentrasi dapat dicegah.

Program ini tidak hanya menyasar remaja putri, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kesehatan bahwa tablet tambah darah sangat direkomendasikan untuk kelompok tertentu, seperti wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui yang memiliki kebutuhan zat besi lebih tinggi.

Untuk remaja putri dan wanita usia subur, dosis yang dianjurkan adalah satu tablet per minggu dan satu tablet setiap hari selama menstruasi. Sementara untuk ibu hamil, dianjurkan mengonsumsi satu tablet setiap hari selama masa kehamilan, minimal sebanyak 90 tablet.

Puskesmas Teritip juga menyampaikan bahwa tablet tambah darah aman dikonsumsi selama mengikuti dosis yang dianjurkan dan sebaiknya diminum setelah makan agar lebih nyaman di lambung.

Meski demikian, terdapat beberapa efek samping ringan yang mungkin muncul, seperti mual, sakit perut, konstipasi, serta perubahan warna tinja menjadi hitam. Efek samping tersebut umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.

Melalui program ini, Puskesmas Teritip berharap kesadaran remaja putri terhadap pentingnya pencegahan anemia semakin meningkat, sehingga dapat menunjang kesehatan, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup generasi muda ke depan.ADV

Loading