Dishub Perkuat Koordinasi Hadapi Lonjakan Kendaraan Akhir Tahun, Fasilitas Parkir Dipastikan Siaga

Portalkaltim.com, Balikpapan — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai mempersiapkan berbagai strategi pengendalian arus lalu lintas. Upaya ini dilakukan mengingat lonjakan kendaraan dan pergerakan masyarakat pada akhir tahun biasanya meningkat signifikan, terutama di pusat kota, kawasan perbelanjaan, dan lokasi wisata.

Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan bahwa Dishub saat ini telah memperkuat koordinasi intensif dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga selama masa libur panjang.

“Dishub dan Satlantas sudah mulai menyusun pola pengendalian arus lalu lintas. Kami menggelar beberapa pertemuan teknis untuk memetakan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan. Koordinasi ini sangat penting agar rekayasa lalu lintas bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Fadli, Rabu (27/11/2025).

Menurutnya, sejumlah titik sudah diidentifikasi sebagai kawasan rawan kemacetan, seperti Simpang Plaza Balikpapan, kawasan Klandasan, Jalan MT Haryono, hingga Jalan Ruhui Rahayu. Dishub dan kepolisian akan menempatkan personel gabungan secara bergiliran untuk menjaga arus tetap terkendali.

“Kebutuhan personel gabungan menjadi bagian penting dalam operasi Nataru. Kami menyesuaikan pola penjagaan dengan kondisi di lapangan, termasuk pengalihan arus jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara tiba-tiba,” jelasnya.

Di tengah tingginya kebutuhan pengawasan lalu lintas, Fadli mengakui bahwa jumlah personel Dishub Balikpapan masih belum ideal untuk mencakup seluruh wilayah pengawasan.

“Jumlah personel kami memang belum sepenuhnya mencukupi untuk kebutuhan pengaturan di semua titik rawan. Tapi kami melakukan optimalisasi dengan sistem pembagian regu dan penempatan prioritas di kawasan yang paling padat,” ungkapnya.
Menurut Fadli, pihaknya juga memadukan tenaga operasional Dishub dengan dukungan Relawan Lalu Lintas serta petugas parkir resmi untuk membantu pengaturan di lapangan.

“Keterbatasan personel bukan alasan untuk tidak memberikan pelayanan maksimal. Kami lakukan manajemen efektif dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada,” tambahnya.

Selain arus lalu lintas, Dishub juga menyiapkan strategi pengelolaan parkir mengingat pusat perbelanjaan, mal, dan kawasan wisata selalu dipadati masyarakat pada akhir tahun. Fadli memastikan bahwa seluruh pengelola parkir telah diminta meningkatkan kapasitas operasional.

“Kami sudah melakukan pemetaan di sejumlah titik seperti e-Walk, Plaza Balikpapan, Klandasan, Pantai Manggar, dan beberapa area kuliner yang biasanya dipenuhi warga menjelang akhir tahun. Seluruh petugas parkir kami minta untuk bersiaga penuh,” tegasnya.
Dishub juga menyiapkan opsi kantong-kantong parkir alternatif bila area utama tidak lagi mampu menampung kendaraan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk menyiapkan kantong parkir tambahan. Yang kami hindari adalah parkir liar di bahu jalan, karena itu akan menimbulkan kemacetan baru,” ujar Fadli.

Penertiban kendaraan parkir sembarangan juga dipertegas melalui patroli rutin, termasuk penggunaan mobil derek.
Fadli menegaskan bahwa seluruh langkah Dishub dalam menghadapi masa Nataru tidak hanya berfokus pada rekayasa lalu lintas, tetapi juga pada keselamatan masyarakat.

“Yang terpenting adalah keselamatan. Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburan akhir tahun tanpa gangguan lalu lintas. Karena itu kolaborasi dengan semua pihak terus kami perkuat,” jelasnya.

Menurutnya, Dishub juga sedang menyusun laporan harian situasi lalu lintas yang akan diperbarui secara berkala untuk memudahkan pengambilan keputusan cepat di lapangan.

“Kami berharap seluruh masyarakat Balikpapan dapat mendukung upaya pemerintah dengan mematuhi aturan, tidak parkir sembarangan, dan menghindari perjalanan pada jam-jam yang paling padat,” pungkasnya.

Dengan kesiapan personel, penguatan koordinasi dengan kepolisian, serta pengawasan parkir yang lebih ketat, Dishub Balikpapan optimistis mampu menjaga kelancaran mobilitas warga selama liburan Natal dan Tahun Baru 2025–2026.ADV

Loading