DPRD Kutim Pertanyakan Transparansi Pengajuan Multi-Years yang Mendadak Masuk Agenda
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, menyoroti munculnya undangan rapat terkait rencana proyek tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC) yang tidak tercantum dalam agenda resmi Badan Musyawarah (Banmus). Menurutnya, kondisi tersebut harus segera mendapat penjelasan dari pemerintah daerah (pemda) agar tidak menimbulkan kesan bahwa pengajuan dilakukan secara tergesa-gesa dan tanpa koordinasi yang jelas.
“Undangan itu masuk, tapi tidak ada dalam agenda Banmus. Kita juga belum menerima dokumen resmi dari Bupati tentang apa saja yang diajukan,” ujar Faizal kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa fraksinya hingga kini belum memperoleh informasi lengkap mengenai nilai anggaran, rincian objek pekerjaan, maupun dasar pertimbangan pengajuan MYC tersebut. Padahal, proyek tahun jamak merupakan program strategis yang memerlukan pembahasan menyeluruh dan terukur, sehingga tidak menimbulkan persoalan teknis maupun administratif di masa mendatang.
Faizal menegaskan bahwa pekerjaan tahun jamak sepenuhnya diperbolehkan dan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 Tahun 2019. Namun, ia menekankan bahwa proses pengajuannya tidak dapat dipisahkan dari pembahasan KUA-PPAS, yang merupakan landasan utama penyusunan anggaran daerah.
Oleh karena itu, ia meminta pemda memberikan penjelasan terbuka mengenai mekanisme pengajuan agar DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar serta tidak menimbulkan kebingungan.
“Kami bukan menolak. Tapi mekanismenya harus terang dulu. Jangan sampai publik bingung,” tegasnya.
Faizal menambahkan bahwa DPRD Kutim akan meminta klarifikasi resmi kepada pimpinan dewan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan multitafsir di kemudian hari. Dengan demikian, kejelasan prosedur dapat terjaga dan proses pembangunan berjalan tetap akuntabel. (TS/ADV)
![]()










