Asuransi Pertanian Jadi Andalan Lindungi Petani Kutim dari Risiko Banjir dan Gagal Panen
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memberikan rasa aman bagi para petani melalui penerapan program asuransi pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah Ratnaningrum, menjelaskan bahwa program ini menjadi bentuk perlindungan nyata agar petani tidak mengalami kerugian besar ketika menghadapi gagal panen akibat bencana alam ataupun kondisi cuaca ekstrem.
“Asuransi pertanian ini ibarat pelindung bagi para petani. Jika terjadi banjir atau bencana lainnya, mereka tetap memperoleh jaminan,” katanya.
Program perlindungan tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan PT Jasindo yang telah mendukung implementasi asuransi di sejumlah wilayah dengan kategori risiko sedang. Sementara itu, untuk daerah yang tidak masuk kriteria atau dinilai memiliki risiko lebih tinggi, DTPHP Kutim terus mencari alternatif solusi agar para petani tetap mendapatkan dukungan yang memadai.
Dyah menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah memastikan petani tetap bersemangat menanam meskipun dihadapkan pada perubahan iklim dan kondisi cuaca yang tidak selalu berubah.
Ia menilai bahwa keteguhan petani dalam melanjutkan produksi sangat diperlukan untuk mempertahankan stabilitas pangan di Kutai Timur.
“Yang terpenting adalah para petani tetap bersemangat untuk menanam meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang ekstrem,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui perlindungan ini, pemerintah daerah berharap ketahanan pangan Kutim dapat terjaga secara konsisten, sekaligus memastikan kesejahteraan petani terus meningkat seiring berjalannya program pendukung lainnya. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak petani merasakan manfaat perlindungan tersebut. (ADV)
![]()










