Ketua RT Jadi Kunci Sukses Pemanfaatan Dana Rp250 Juta untuk Tekan Stunting di Kutim

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan pentingnya peran Ketua RT dalam memastikan pemanfaatan program Rp250 juta per RT berjalan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan warga yang berisiko stunting. Program ini tidak hanya dipandang sebagai instrumen pembangunan fisik semata, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kesejahteraan serta kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput melalui pemanfaatan yang lebih terarah.

Ketua RT dinilai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kegiatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warganya, terutama bagi keluarga yang rentan terhadap stunting. Peran mereka sebagai pihak yang paling dekat dengan warga menjadikan RT sebagai garda terdepan dalam memastikan setiap program benar-benar memberi manfaat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutai Timur, Achmad Junaidi, menegaskan bahwa edukasi kepada Ketua RT menjadi langkah penting agar perencanaan program dapat diarahkan secara tepat. “Ketua RT perlu diberi edukasi agar program yang direncanakan sesuai kebutuhan warga berisiko stunting,” ujar Achmad Junaidi.

Ia menambahkan bahwa dengan perencanaan yang matang dan pemahaman yang baik terhadap kondisi lapangan, setiap rupiah yang digelontorkan pemerintah daerah akan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat. “Jika PDAM bisa memasang air seharga Rp2,5 juta per rumah, dana Rp250 juta per RT seharusnya mampu memberi dampak besar bila digunakan tepat sasaran,” tegasnya.

Dengan pemanfaatan yang bijak, dana tersebut diyakini dapat memperbaiki akses air bersih, sanitasi, serta rumah sehat yang merupakan elemen penting dalam menekan angka stunting di Kutai Timur. Pendekatan berbasis komunitas ini diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan di tingkat masyarakat paling bawah. (SH/ADV)

Loading