PLKB dan Kader IMP Jadi Ujung Tombak Layanan Keluarga Berencana di Kutai Timur
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Upaya menekan angka stunting di Kutai Timur tidak terlepas dari peran penting tenaga lapangan yang bekerja langsung bersama masyarakat.
Di tengah luasnya wilayah dan jumlah penduduk yang terus bertambah, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DPPKB Kutim mengandalkan tenaga penyuluh dan kader masyarakat sebagai garda terdepan dalam pelayanan keluarga berencana dan edukasi kesehatan.
Peran tenaga lapangan ini menjadi tulang punggung dalam memperkuat kesadaran keluarga terhadap pentingnya perencanaan kelahiran dan kesehatan reproduksi.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutai Timur Achmad Junaidi menjelaskan bahwa jumlah penyuluh lapangan keluarga berencana di Kutim masih terbatas namun tetap aktif memberikan pelayanan di seluruh kecamatan.
“Jumlah tenaga penyuluh lapangan keluarga berencana PLKB di Kutai Timur sekitar 43 orang yang tersebar di 18 kecamatan,” ujar Achmad Junaidi.
Ia mengatakan bahwa keterbatasan jumlah tenaga lapangan tersebut tidak menghambat pelaksanaan program karena mereka mendapat dukungan dari kader IMP atau Institusi Masyarakat Perdesaan dan Perkotaan.
“Karena jumlah tenaga terbatas mereka dibantu oleh kader IMP Institusi Masyarakat Perdesaan atau Perkotaan sebagai perpanjangan tangan untuk melakukan penyuluhan kampanye KIE dan pelayanan KB di tingkat desa dan RT,” jelasnya.
Kehadiran PLKB dan kader IMP memastikan layanan penyuluhan keluarga berencana tetap menjangkau seluruh lapisan masyarakat terutama di wilayah pedalaman dan desa terpencil.
Melalui sinergi antara tenaga penyuluh dan kader masyarakat pemerintah Kutai Timur berkomitmen memperkuat edukasi serta pelayanan KB yang berkelanjutan sebagai bagian dari strategi menurunkan angka stunting dan membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. (SH/ADV)
![]()










