Dishub Balikpapan Dorong Transformasi Angkutan Umum: Lebih Efisien, Terintegrasi, dan Ramah Lingkungan
Portalkaltim.com , Balikpapan – Upaya modernisasi transportasi publik di Kota Balikpapan terus menjadi prioritas strategis Dinas Perhubungan (Dishub), terutama dalam mewujudkan sistem angkutan umum yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen membangun sistem transportasi yang tidak hanya mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan persiapan menuju kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menjawab pertanyaan terkait bentuk dukungan Dishub dalam pengembangan angkutan umum masa depan, Fadli mengatakan bahwa pemerintah sedang melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan layanan angkutan kota, integrasi antarmoda, hingga rencana pengembangan transportasi ramah lingkungan berbasis energi bersih.
“Komitmen kami adalah memperkuat layanan angkutan umum agar lebih efisien, modern, dan ramah lingkungan. Dishub saat ini menyusun tahapan pengembangan transportasi massal, termasuk penerapan armada bertenaga listrik secara bertahap,” ungkap Fadli, Senin (24/11/2025).
Fadli menjelaskan bahwa Dishub tengah fokus melakukan penataan rute angkutan kota agar lebih terorganisir dan mampu menjangkau titik-titik strategis, termasuk akses menuju bandara, terminal, pelabuhan, dan jalur menuju kawasan IKN.
Selain itu, Dishub juga menyiapkan rencana integrasi antarmoda yang memadukan angkutan kota, bus sekolah, angkutan online, dan layanan transportasi lainnya untuk memberikan pilihan yang praktis bagi masyarakat.
“Kami sedang melakukan penataan dan integrasi layanan. Harapannya, perpindahan moda transportasi dari satu sistem ke sistem lain menjadi lebih mudah dan terjadwal,” jelasnya.
Dishub Balikpapan juga tengah melakukan kajian terkait pengadaan kendaraan listrik untuk transportasi publik. Menurut Fadli, penggunaan armada rendah emisi adalah keharusan masa depan sebagai upaya mengurangi polusi udara dan mendukung program nasional pengurangan emisi karbon.
“Ke depan, kami menargetkan transisi menuju kendaraan listrik untuk beberapa koridor angkutan umum. Selain lebih hemat, kendaraan listrik lebih ramah lingkungan,” tegasnya.
Dishub akan memulai implementasi ini dari unit layanan pemerintah seperti bus sekolah dan shuttle transportasi, sebelum diterapkan pada angkutan umum reguler.
Tidak hanya fokus pada armada kendaraan, Dishub juga memperkuat infrastruktur fisik dan digital sebagai fondasi transportasi publik modern. Sejumlah fasilitas yang sedang disiapkan antara lain:
• Penambahan halte dan perbaikan fasilitas angkutan umum
• Pembangunan transit point sebagai lokasi perpindahan moda transportasi
• Penerapan sistem tiket digital (cashless ticketing)
• Penyediaan jalur khusus bus pada koridor prioritas
“Infrastruktur harus dibangun sebagai penunjang, bukan hanya armada. Karena itu, halte, rute, dan sistem pembayaran digital juga masuk dalam rencana pengembangan,” jelasnya.
Menurut Fadli, memperkuat angkutan umum adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi kemacetan, menekan kebutuhan penggunaan kendaraan pribadi, dan menciptakan kota yang lebih sehat.
Karena itu, Dishub juga mendorong perubahan budaya mobilitas masyarakat agar mulai beralih ke transportasi massal.
“Transportasi publik bukan hanya solusi lalu lintas, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kualitas hidup masyarakat. Kami ingin warga melihat angkutan umum sebagai pilihan utama, bukan pilihan terakhir,” ujarnya.
Dishub juga terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan investor untuk pengembangan transportasi massal skala besar, termasuk rencana bus rapid transit (BRT) terintegrasi kawasan Balikpapan–IKN.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap transportasi publik semakin berkualitas dan diminati warga, sekaligus menegaskan kesiapan kota menghadapi pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas menuju IKN.
“Transportasi adalah wajah sebuah kota. Kami ingin Balikpapan menjadi kota yang tertib, modern, dan berkelanjutan,” tutup Fadli.ADV
![]()










