Dishub Balikpapan Pacu Penyelesaian Sosialisasi Program B-Connect dalam 30 Hari

Portalkaltim.com, – Balikpapan, Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan mengebut proses sosialisasi program Balikpapan Connectivity atau B-Connect. Program ini ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan sebagai langkah awal menuju sistem transportasi cerdas yang terintegrasi di seluruh kota.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menyampaikan bahwa B-Connect dirancang sebagai fondasi dalam modernisasi pengelolaan transportasi. Menurutnya, kehadiran sistem ini akan mengubah cara pemerintah kota memantau, merespons, dan mengambil keputusan terkait mobilitas masyarakat.

Salah satu fokus utama B-Connect ialah pembenahan jaringan digital serta penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk pemantauan trafik secara langsung. Dishub juga tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas pada beberapa titik uji coba, termasuk di Simpang Berua, yang selama ini kerap menjadi area padat kendaraan.

Fadli mengatakan bahwa transformasi besar juga dilakukan pada pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Bila sebelumnya laporan kerusakan lampu bergantung pada aduan masyarakat, kini seluruh titik PJU akan dipantau otomatis melalui sensor dan sistem pelaporan digital harian. Setiap gangguan langsung terdeteksi dan masuk ke pusat data Dishub tanpa perlu interaksi manual.

“Dengan sistem ini, kami bisa mengetahui lebih cepat jika ada lampu yang tidak berfungsi. Aksinya pun bisa segera dilakukan sebelum warga terdampak,” ujar Fadli, Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan bahwa percepatan layanan dan ketepatan informasi menjadi keharusan di tengah perkembangan kota.

B-Connect juga dipersiapkan sebagai platform terpadu untuk berbagai aspek manajemen transportasi. Melalui satu dasbor, Dishub dapat melihat kondisi lalu lintas, perparkiran, keamanan jalan raya, hingga status infrastruktur pendukung mobilitas. Data visual yang terkumpul dari CCTV dan fitur e-tilang akan menjadi rujukan penting dalam kebijakan berbasis bukti.

Kolaborasi lintas instansi turut dikuatkan. Dishub, Polresta Balikpapan, hingga lembaga vertikal lain akan terhubung melalui sistem yang sama. Ketika muncul potensi kecelakaan, tindak kriminal, atau kemacetan, informasi dapat segera dibagikan sehingga respon lebih cepat dan terkoordinasi.

Fadli menekankan bahwa inovasi ini bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja. “Kami ingin membangun kota yang lebih aman, efektif, dan siap menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Ia berharap penerapan B-Connect dapat memperlancar mobilitas warga, memperkuat keamanan, dan mendorong layanan publik yang lebih responsif. “Balikpapan harus terus bergerak maju, dan Dishub berkomitmen menjadi motor penggeraknya,” tutupnya.ADV

Loading