Dishub Balikpapan Pasang Beton Block untuk Tertibkan Lalu Lintas di Jalan MT Haryono

Portalkaltim.com, Balikpapan – Upaya penataan lalu lintas di Kota Balikpapan kembali diperkuat dengan langkah konkret. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai memasang beton block dan rambu lalu lintas di sepanjang Jalan MT Haryono sebagai bagian dari penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Pemasangan ini menjadi langkah awal untuk mengurai kemacetan dan menciptakan arus kendaraan yang lebih teratur di salah satu koridor tersibuk kota.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan bahwa beton block dipilih sebagai solusi efektif untuk menekan pelanggaran lalu lintas, khususnya perputaran kendaraan yang tidak sesuai aturan dan parkir liar yang sering memicu penyempitan jalur.

“Akibat adanya perputaran kendaraan yang tidak sesuai dengan aturan dan parkir liar di bahu jalan, jalan semakin sempit dan pergerakan kendaraan terganggu. Beton block akan berfungsi sebagai median jalan sehingga kendaraan tidak bisa putar sesukanya,” ujar Fadli, Rabu (19/11/2025).

Pemasangan beton block dilakukan mulai dari depan Gang Mufakat hingga simpang Kolam Mulawarman. Melalui pengaturan baru ini, Dishub hanya mengizinkan perputaran kendaraan di dua lokasi, yaitu depan Yoshinoya dan depan Citra City. Sistem ini diharapkan dapat mengendalikan volume putar balik yang sebelumnya tidak teratur dan menjadi pemicu utama kemacetan.

Selain di Jalan MT Haryono, penerapan KTL berbasis beton block juga dilakukan di kawasan Balikpapan Baru, tepatnya di depan Dadar Beredar. Di lokasi ini, Dishub telah menyiapkan sekitar 200 unit beton block untuk mendukung penataan arus kendaraan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi Dishub terhadap pola pergerakan lalu lintas yang sering terganggu oleh manuver kendaraan yang tidak sesuai jalur.

“Kami yakin keberadaan beton block ini dapat meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas,” tambah Fadli.

Lebih dari sekadar pengendali arus kendaraan, penggunaan beton block pada penerapan KTL juga membawa manfaat jangka panjang dari sisi tata kota. Beton block dinilai sebagai material infrastruktur yang tahan lama, praktis, dan mudah dipasang, sehingga dapat menjadi investasi strategis bagi pemerintah kota. Selain fungsi teknis, beton block juga membantu membentuk ruang jalan yang lebih tertata dan estetis.

Dishub menilai bahwa penguatan KTL di MT Haryono dan Balikpapan Baru merupakan bagian dari strategi memperkenalkan sistem manajemen lalu lintas modern di kawasan perkotaan. Dengan material yang tepat dan pengaturan yang terencana, Dishub yakin dapat menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna.

Langkah ini juga menjadi penegasan bahwa kolaborasi antara rekayasa lalu lintas dan penggunaan infrastruktur yang tepat sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan mobilitas perkotaan yang terus berkembang.ADV

Loading