Dishub Balikpapan Siapkan Penambahan Pos Pantau Jelang Nataru, Targetkan Pengawasan Transportasi Lebih Ketat
Portalkaltim.com, Balikpapan – Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai menyusun strategi pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Kesiapan pos pantau menjadi salah satu perhatian utama guna memastikan pergerakan masyarakat tetap terkendali di tengah potensi lonjakan mobilitas.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya hanya mengoperasikan dua pos pantau yang aktif. Masing-masing berada di Kilometer 13 Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Patimura. Namun, berdasarkan evaluasi teknis di lapangan, kapasitas dua pos tersebut dinilai jauh dari memadai untuk menghadapi pola perjalanan warga yang meningkat setiap akhir tahun.
“Hasil kajian tim kami menunjukkan kebutuhan hingga 11 pos pantau tambahan. Dalam waktu dekat, minimal dua atau tiga pos baru akan segera didirikan,” jelas Fadli, Rabu (19/11/2025).
Ia menyebutkan bahwa pembentukan pos pantau ini akan melibatkan koordinasi lintas instansi, terutama dengan Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) serta Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan.
Menurut Fadli, kolaborasi tersebut sangat penting untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban, baik di jalur darat maupun laut. Ia menegaskan bahwa kerja bersama antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif selama periode libur panjang. “Kami berharap sinergi ini semakin memudahkan monitoring kondisi di lapangan, mengingat volume pergerakan masyarakat akan meningkat signifikan,” ujarnya.
Sejumlah titik telah ditetapkan sebagai lokasi prioritas untuk pembangunan pos pantau baru. Di antaranya kawasan Balikpapan Barat, pintu masuk Tol Batakan, wilayah Teritip, Batu Ampar, hingga area Pelabuhan Kariangau dan Kampung Baru. Dua titik terakhir disebut memiliki intensitas mobilitas tertinggi karena menjadi jalur utama masyarakat yang melakukan aktivitas wisata maupun perjalanan antardaerah.
Dishub juga memberi perhatian khusus pada keselamatan penyeberangan lokal, terutama rute Balikpapan–Penajam yang banyak digunakan warga untuk rekreasi. Petugas akan memantau ketersediaan dan penggunaan pelampung keselamatan (life jacket), serta memastikan jumlah penumpang speedboat tidak melebihi kapasitas.
Dengan serangkaian langkah antisipatif ini, Dishub Balikpapan berharap keamanan, kenyamanan, dan kelancaran transportasi pada libur Nataru tahun ini dapat terjaga. Fadli menekankan bahwa pemerintah kota berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan liburan dengan rasa aman.ADV
![]()










