Dishub Balikpapan Siapkan Revitalisasi Terminal BP Jadi Tipe C, Butuh Anggaran Puluhan Miliar
portalkaltim.com, Balikpapan — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai mematangkan rencana besar untuk merevitalisasi Terminal Damai atau Terminal Balikpapan Permai (BP). Fasilitas yang selama ini berfungsi sebagai sub-terminal itu diproyeksikan naik kelas menjadi Terminal Tipe C yang memenuhi standar pelayanan transportasi perkotaan.
Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Paturhaman, bersama jajaran bidang angkutan melakukan peninjauan lapangan terhadap paket pekerjaan Terminal Tipe C Balikpapan Permai dan kawasan Taman Lalu Lintas, Rabu (19/11/2025).
Peninjauan ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) revitalisasi terminal.
Fadli menjelaskan bahwa peningkatan status terminal membutuhkan penambahan berbagai fasilitas layanan publik. Mulai dari jalur pejalan kaki yang aman, fasilitas kesehatan, toilet umum, ruang tunggu yang nyaman, hingga penataan ulang sirkulasi kendaraan agar lebih tertata.
“Pola jaringan trayek harus ditata kembali. Arus masuk dan keluar kendaraan juga harus dipisah agar tidak saling bertabrakan seperti kondisi sekarang, terutama di area pos polisi,” ujar Fadli.
Dalam penyusunan DED ini, Dishub juga melibatkan banyak pihak terkait. Evaluasi dilakukan terhadap kapasitas ruang parkir, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang masih ingin beraktivitas di area terminal, hingga penataan wilayah dari depan MayBank hingga area belakang yang mendekati Pasar BP.
Menurut Fadli, pembangunan fisik terminal diperkirakan sudah dapat dimulai pada 2025. Namun besaran anggaran masih menunggu hasil perhitungan DED.
“Estimasi kebutuhan dana mencapai puluhan miliar rupiah. Nominal pastinya masih menunggu hasil perhitungan dari DED,” tegasnya.
Balikpapan Masih Tanpa Terminal Kota Resmi Fadli menegaskan bahwa hingga kini Balikpapan belum memiliki terminal kota berstatus resmi. Terminal BP yang digunakan masyarakat hanya berstatus sub-terminal dan bahkan berdiri di atas lahan milik swasta.
Edo, salah satu pejabat Dishub, menyebut bahwa kota seharusnya memiliki Terminal Tipe C yang berfungsi untuk melayani angkutan dalam kota (angkot). Karena itu, Dishub telah mengusulkan pembangunan terminal baru di kawasan Jalan Asnawi Arbain, Balikpapan Selatan.
Kajian Feasibility Study (FS) telah diselesaikan, sementara kajian ekonomi masih disusun untuk memastikan kelayakan pembangunan terminal di lokasi itu.
“Terminal kota idealnya membutuhkan lahan sekitar lima hektare, lengkap dengan kios dan fasilitas penunjang,” jelas Edo.
Ia berharap pembangunan terminal kota baru dapat segera direalisasikan, mengingat kesemrawutan aktivitas angkutan di Terminal BP sudah cukup mengganggu.
“Semoga anggarannya bisa diakomodasi agar penataan transportasi kota semakin baik,” ujarnya.
Revitalisasi Terminal BP menjadi Tipe C dan rencana pembangunan terminal baru dinilai menjadi dua langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola transportasi perkotaan di Balikpapan.
Pemerintah berharap, pengembangan terminal yang lebih layak dan terintegrasi akan meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan-kawasan padat aktivitas angkutan.ADV
![]()










