Program “Satu Rekening Satu Pelajar”, Wujudkan Inklusi Keuangan Sejak Dini
Portalkaltim.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur resmi meluncurkan Program Satu Rekening Satu Pelajar atau KEJAR sebagai salah satu inovasi strategis dalam memperluas inklusi keuangan di daerah.
Program ini menyasar pelajar sebagai generasi penerus, yang diharapkan dapat tumbuh dengan pemahaman keuangan yang lebih baik sejak usia dini.
Kehadiran KEJAR dinilai sebagai momentum penting dalam membangun budaya menabung serta meningkatkan literasi finansial di lingkungan pendidikan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Noviari Noor, menjelaskan bahwa peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan nasional yang telah tercantum dalam Peraturan Presiden.
“Kita sudah launching Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Program ini selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), yang menjadi dasar dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat secara merata.
Noviari Noor mengatakan bahwa pelaksanaan program tidak hanya menargetkan kepemilikan rekening, namun juga edukasi agar pelajar memahami manfaat dan cara mengelola keuangan secara lebih bertanggung jawab.
“Kebijakan ini menjadi pedoman bagi pemerintah dalam meningkatkan akses keuangan masyarakat dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan konsumen,” tambahnya.
Melalui KEJAR, pemerintah menargetkan setiap pelajar di Kutai Timur memiliki rekening tabungan aktif sebagai instrumen belajar mengelola dana sendiri. Langkah ini diyakini mampu menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan finansial di masa depan.
Pemerintah daerah optimistis bahwa keberlanjutan program ini akan memperkuat ekosistem ekonomi inklusif, meningkatkan kesadaran menabung, serta membentuk karakter pelajar yang mandiri dan berdaya saing tinggi.(SH/ADV)
![]()










