Kutai Timur Pelajari Investasi Baru di KEK Maloy Demi Tarik Peluang Ekonomi

Portalkaltim.com, Kutai Timur – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan kembali dilirik sebagai pusat hilirisasi strategis. Kehadiran investor besar yang berminat menyewa lahan di kawasan ini menjadi sinyal positif bagi masa depan industri di Kutai Timur.

Investasi ini dinilai mampu memberi dorongan baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pemerintah daerah tetap berhati-hati dalam menyikapi tawaran, terutama terkait jangka waktu penyewaan lahan yang harus sesuai dengan visi pembangunan jangka panjang.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa hilirisasi di KEK Maloy merupakan agenda penting yang terus diperjuangkan. Ia menegaskan adanya minat perusahaan besar menunjukkan daya tarik kawasan tersebut di mata investor.

“Hilirisasi yang ada di KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, alhamdulillah kita terus berjuang,” ungkap Ardiansyah.

Menurutnya, perusahaan besar tersebut tengah mengajukan rencana penyewaan lahan selama dua tahun. Namun, pemerintah daerah menilai penyewaan jangka pendek tidak sesuai dengan konsep pengelolaan kawasan ekonomi yang membutuhkan keberlanjutan.

“Bahkan ada perusahaan besar dengan investasi ingin menyewa lahan dua tahun,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan kajian mendalam untuk memastikan pola kerja sama yang tepat. Pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan agar keberadaan investasi benar-benar memberi manfaat jangka panjang.

“Tapi kita menyewakan lahan bukan jangka pendek, tapi jangka panjang,” tegasnya.

Meski demikian, Ardiansyah menilai tawaran ini tetap memberikan peluang yang patut dipertimbangkan. Dengan perhitungan matang, KEK Maloy dapat menjadi pusat hilirisasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Ada investasi cukup bagus, ini sedang kita pelajari dulu,” tutupnya.(SH/ADV).

Loading