Sekolah Jadi Korban Banjir, Polsek Samarinda Ulu Gerakkan Warga dan Pemkot Bersihkan SMPN 24
Portalkaltim.com, Samarinda – Lumpur yang menutupi halaman hingga ruang belajar SMPN 24 Bukit Pinang pascabanjir tak dibiarkan begitu saja.
Polsek Samarinda Ulu berinisiatif menggandeng Pemerintah Kota Samarinda bersama warga sekitar untuk menggelar aksi gotong royong.
Aksi yang dipimpin Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Wawan Gunawan, S.H., M.H., itu melibatkan unsur pemerintah, aparat, hingga masyarakat.
Hadir di lokasi Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., Tim Khusus Wali Kota, Camat Samarinda Ulu Sujono, Lurah Bukit Pinang Eko Purwanto, Babinsa Kelurahan Bukit Pinang Sertu Hadi Sunoto, serta perwakilan DLH, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Para guru, Ketua RT, dan warga juga turun tangan membersihkan lumpur yang mengganggu aktivitas belajar.

Aksi ini digelar, selain untuk memulihkan kondisi sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman banjir berulang.
Wakil Wali Kota menegaskan, SMPN 24 dan SDN 013 Bukit Pinang bakal direlokasi ke kawasan Jalan Suryanata RT 02 pada tahun 2026.
Lokasi baru yang lebih tinggi di samping Masjid Al-Taufiq dipilih sebagai solusi permanen. Namun, sambil menunggu pembangunan selesai, upaya pembersihan dan mitigasi banjir tetap harus dilakukan.
“Relokasi adalah solusi jangka panjang. Tapi untuk saat ini, kita tidak bisa hanya menunggu. Membersihkan dan menjaga lingkungan adalah langkah penting agar dampaknya tidak semakin besar,” ungkap Saefuddin Zuhri.
Di sisi lain, Kapolsek AKP Wawan Gunawan menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.
“Kami ingin aparat hadir bukan hanya saat ada masalah hukum, tapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga adalah wujud nyata pelayanan Polri,” tegasnya.
Gotong royong yang berlangsung hangat itu meninggalkan pesan kuat: banjir bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
Kolaborasi yang terjalin diyakini bisa mempercepat pemulihan sekaligus membangun kedekatan antara masyarakat dan aparat. (SH)
![]()







