Harga Beras Tembus Rp1 Juta, Pemprov Kaltim Kirim Bantuan ke Mahulu via Sungai

Ilustrasi beras

Portakaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Pangan Tanaman Pangan Hortikultura (DPTPH) Kaltim telah mengirimkan bantuan beras ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) hari ini pada Senin (4/8/2025).

Pengiriman baru dilakukan usai mempertimbangkan pengepakan ulang selesai dilakukan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kebocoran plastik pembungkus beras.

Sebanyak 68 ribu kantong beras kemasan 5 kilogram diberangkatkan lewat jalur sungai menggunakan longboat.

Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPTPH Kaltim Amaylia Dina Widyastuti menjelaskan bahwa rencana pengiriman awalnya dijadwalkan Sabtu lalu. Namun, proses distribusi mengalami kendala karena kemasan beras rawan pecah saat dilempar dari truk ke kapal.

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPTPH Kaltim Amaylia Dina Widyastuti
Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPTPH Kaltim Amaylia Dina Widyastuti

“Kami minta Bulog untuk mempacking ulang tujuh kemasan dalam satu karung. Proses ini baru rampung tadi malam,” ujarnya usai konferensi pers di Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kaltim, Senin (4/8/2025).

Jalur distribusi memanfaatkan Sungai Mahakam yang mulai terisi air usai hujan deras beberapa hari terakhir. Sebelumnya, surutnya sungai sempat menghentikan pengiriman pangan ke daerah hulu seperti Long Apari dan Long Pahangai, menyebabkan harga beras melambung hingga Rp1 juta per 25 kilogram.

“Rutenya dari Samarinda ke Long Iram, kemudian Long Bagun. Nanti diteruskan ke Long Apari dan Long Pahangai pakai kapal kecil. Koordinasi dengan warga penerima sudah dilakukan,” tutur Amaylia.

Distribusi darat sempat dipertimbangkan, namun biaya yang empat kali lipat lebih mahal membuat opsi sungai tetap dipilih. Bila situasi memungkinkan, pengiriman tahap selanjutnya ke lokasi lebih terpencil juga bisa menggunakan helikopter.

Amaylia menegaskan stok cadangan pangan Kaltim dalam kondisi aman. Selain Mahulu, daerah lain yang rawan kekurangan pangan seperti Paser, Penajam Paser Utara, dan Kutai Barat juga masuk dalam daftar distribusi bantuan berikutnya. (SH/ADV)

Loading