Kekurangan Sarjana Gizi Ancam Operasional Dapur Sekolah
Portalkaltim.com – Pelaksanaan program dapur sehat untuk makan gratis di sekolah terancam terganggu oleh minimnya ketersediaan sumber daya manusia. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa setiap dapur wajib memiliki sarjana PPG sebagai penanggung jawab teknis.
Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa jumlah tenaga gizi yang siap pakai masih sangat terbatas. Hal ini menjadi perhatian DPRD karena tanpa SDM yang memadai, pembangunan dapur akan sia-sia.
“Faktor lain adalah minimnya jumlah sarjana PPG yang tersedia. Padahal setiap dapur wajib memiliki sarjana sebagai penanggung jawab,” tegas Darlis.
Ia menyarankan agar pemerintah segera mempercepat pelatihan dan rekrutmen tenaga profesional agar dapat mengejar target operasional dapur dalam waktu dekat.
Kehadiran SDM yang profesional dianggap penting untuk memastikan makanan yang disajikan kepada siswa memenuhi standar gizi dan keamanan pangan.
“Jika dapurnya sudah dibangun tetapi SDM belum ada, maka fungsinya tidak bisa berjalan,” ujarnya.
![]()










