Firnadi Soroti Usulan Ormas Kelola Tambang, Dorong Perusda Lebih Kompeten
Portalkaltim.com – Wacana pelibatan ormas dan koperasi dalam pengelolaan tambang di Kalimantan Timur menuai beragam tanggapan. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menilai bahwa tambang adalah sektor strategis yang membutuhkan profesionalisme tinggi, sehingga diperlukan entitas yang benar-benar kompeten.
Firnadi memahami semangat Gubernur Kaltim yang ingin mendorong partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Namun ia menilai, pendekatan tersebut harus realistis, sebab sektor tambang bukanlah bidang yang bisa dikelola sembarangan.
“Tambang itu kan sebuah usaha yang bukan usaha biasa ya. Yang levelnya bisa diturunkan menjadi level biasa, tapi padat modal, padat teknologi, kemudian tadi tanggung jawab yang luar biasa, terutama pasca tambangnya. Jadi kalau kita berharap usaha ini dikelola oleh perusahaan profesional yang betul-betul memiliki kompetensi, itu wajar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa jika ormas atau koperasi yang dimaksud memang telah memiliki bentuk badan usaha profesional dan memenuhi syarat teknis dan manajerial, maka tidak masalah. Namun, jangan sampai pelibatan ormas justru mengabaikan prinsip-prinsip kelayakan usaha tambang.
“Kalau dilekatkan pada kata ormas, tentu bukan itu ya. Atau koperasi, mungkin juga bukan itu yang dimaksud. Tapi kalau dia merupakan entitas perusahaan yang memiliki kemampuan, kenapa tidak? Kan memang harusnya begitu,” jelasnya.
Firnadi juga menyampaikan bahwa daripada memperdebatkan bentuk pengelola, lebih baik memfokuskan pada peningkatan kualitas dan kemampuan perusahaan daerah (perusda). Ia melihat bahwa jika perusda diberi dukungan dan penguatan, mereka punya potensi untuk mengelola tambang dengan baik.
“Mari kita tingkatkan kompetensi perusda kita. Jadi bukan bermaksud membenturkan dengan konsep itu (ormas atau koperasi), tapi bagaimana perusda kita juga siap menghadapi tantangan pengelolaan tambang,” tegasnya.
Ia mendorong agar perusda di Kaltim di-upgrade secara sistematis, baik dari sisi sumber daya manusia, tata kelola, hingga akses permodalan. Dengan begitu, Kaltim punya alasan kuat untuk meminta prioritas dalam pengelolaan wilayah tambang di daerahnya sendiri.
“Upgrade perusda, sehingga untuk Kaltim kita bolehlah meminta privilege, bahwa Kaltim perusda kami dong. Karena kita memang perusda kita oke,” tutupnya.
![]()










